Rusia tawarkan lebih banyak helikopter sipil dan militer ke Mesir

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Kesuksesan penjualan helikopter Ka-52 ke Mesir, membawa angin segar bagi Rusia untuk menawarkan lebih banyak helikopter buatannya baik sipil maupun militer.

Hal ini dilakukan Russian Helicopters, anak perusahaan Rostec, di Pameran Industri Pertahanan Internasional EDEX 2021 pada 29 November – 2 Desember di Kairo, Mesir.

Seperti diketahui, pada 2021 Angkatan Udara Mesir telah menerima 30 helikopter serang Ka-52K dari 46 unit yang dipesan Mesir.

Rusia mengakui, negara-negara di Timur Tengah dan Afrika Utara merupakan salah satu pasar terbesar produk Rusia.

Lebih dari 500 unit helikopter buatan Rusia dan Soviet di masa lalu dioperasikan di wilayah ini.  

Diakui Rusia, kemitraan holding dengan negara-negara Timur Tengah di bidang teknis-militer telah tumbuh secara tradisional.

Seperti halnya di Dubai Airshow 2021 pada November lalu, di EDEX 2021 pun Rusia melanjutkan promosinya mengenai helikopter serang Mi-28NE dan Ka -52.

Selain itu, masih ada helikopter ringan serbaguna Ka-226T Climber dan Ansat Aurus untuk perluasan backlog di kawasan Timur Tengah dan Afrika.

Di EDEX 2021 Rusia juga menawarkan helikopter Mi-35P yang memiliki karakteristik kinerja tinggi dan dapat beroperasi secara efektif di iklim panas dan dataran tinggi.

Heli ini memiliki ciri akustik yang rendah, kemampuan bertahan tempur yang tinggi, dan mudah dalam pemeliharaannya.

Rostec mengatakan, Mi-35P dilengkapi dengan sistem kontrol penerbangan digital baru yang telah meningkatkan kemampuan pengendaliannya dan memudahkan kerja pilot.

Sementara Mi-17 merupakan helikopter multiperan menengah dan modifikasi ekspor dari helikopter Mi-8.

Heli multiguna ini memiliki karakteristik kinerja tinggi dan menjadi salah satu helikopter Rusia paling populer di dunia.

Poetra M

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *