Perusahaan swasta Perancis membeli jet Mirage 2000-5 AU Qatar

Mirage 2000-5 QatarUS Navy

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Perusahaan swasta Prancis, ARES (Advanced REDAIR European Squadron), membeli 12 pesawat tempur Mirage 2000-5 milik Angkatan Udara Qatar Emiri (QEAF).

Pesawat akan digunakan untuk memberikan pelatihan kepada pilot-pilot pesawat tempur Angkatan Laut Prancis (Marine Nationale).

Armada Mirage 2000-5 dipensiunkan oleh QEAF sehubungan dengan negara itu telah membeli 36 Rafale melalui kontrak tahun 2015 dan 2017.

Qatar membeli 12 unit Mirage 2000-5 pada 1994 untuk menggantikan armada Mirage F1EDA.

Pesawat yang dibeli terdiri dari sembilan varian kursi tunggal dan tiga varian kursi tandem. Pengiriman pesawat pertama dilakukan pada 1997.

Surat kabar Prancis Les Echos memberitakan, Mirage 2000-5 selanjutnya akan digunakan untuk pelatihan dan juga berperan sebagai pesawat musuh dalam latihan.

Marine Nationale sejauh ini masih mengoperasikan 42 unit pesawat tempur Rafale dengan kemampuan operasi di kapal induk (Rafale M).

Ini adalah kelompok Rafale pertama yang dikirim Dassault di awal tahun 2000-an.

Pesawat Rafale milik AL Perancis telah beberapa kali menjalani pembaruan dan hingga saat ini belum ada rencana untuk penggantiannya.

Sementara itu, misi pelatihan udara ke perusahaan swasta untuk mensimulasikan pertempuran udara (Red Air) merupakan hal biasa yang telah dilakukan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF).

Belum lama ini USAF memberikan kontrak senilai $6,4 miliar untuk pelatihan musuh oleh kontraktor swasta.

Demikian juga dengan angkatan udara negara-negara Eropa yang mulai membutuhkan lebih banyak pelatihan tempur daripada yang dapat dilakukan secara internal.

-RNS-

Leave a Reply

Your email address will not be published.