Angkatan Udara Thailand terima lagi 3 Mi-17V-5, total menjadi 10

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Angkatan Udara Kerajaan Thailand (RTAF) kembali menerima tambahan tiga unit helikopter Mi-17V-5 (Hip-H) sehingga total menjadi sepuluh unit saat ini.

Ketiga helikopter diterima dalam sebuah upacara yang dilaksanakan di Lapangan Terbang U-Tapao pada 26 Maret lalu.

Thailand pertama memesan heli Mi-17V-5 pada Maret 2008 dan menerima pengiriman heli pada 2011.

Pada 2014, Thailand kembali memesan heli ini dan menerimanya pada 2015.

Lalu pada akhir 2017, Bangkok kembali memesan heli keenam dan ketujuh. Pengiriman kedua heli dilaksanakan pada akhir 2018.

Kerja sama Thailand dan Rusia terus berlanjut melaui pengadaan heli Mi-17V-5 dan penggunaan dua heli Ka-32A11BC untuk mendukung operasi penanggulangan bencana.

Helikopter Mi-17V-5 dioperasikan oleh Batalion Penerbangan ke-41 RTAF di Lopburi.

RTAF sendiri saat ini mengoperasikan beberapa jenis helikopter berbeda. Selain Mi-17V-5, juga ada Airbus H725 dan Leonardo AW-139.

Mi-17V-5 dibuat oleh Russian Helicopters. Heli ini merupakan turunan dari heli Mi-8TV-5 dengan dua mesin baru yaitu Klimov-VK2500.

Salah satu keunggulan heli Mi-17V-5 adalah memiliki pintu clam-shell di bagian belakang dan hidung lumba-lumba. Heli ini dilengkapi dengan avionik terbaru KNEI-8 serta empat layar warna berukuran besar di kokpit.

Heli Mi-17 berperan multi, mulai dari angkutan pasukan, angkut kargo, terjun payung, dan evakuasi.

Rhandy F

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *