Bukan pengkhianatan, pilot F-15E USAF gunakan “emblem” Rusia

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Gara-gara menggunakan emblem (patch) di lengan kanan yang menampilkan gambar Su-27 dengan latar belakang bendera biru dan huruf Rusia, seorang pilot F-15E Strike Eagle Angkatan Udara AS (USAF) sempat mendapat cibiran sebagai pilot yang berkhianat.

Foto tersebut diunggah oleh laman facebook Angkatan Udara Inggris (RAF) Lakenheath pada 7 April 2021 di mana saat itu di RAF Lakenheath sedang dilaksanakan Latihan Point Blank yang melibatkan sejumlah F-15E USAF dari Wing Tempur ke-48 USAF.

Ada yang bertanya dan bereaksi keras terhadap foto tersebut. Namun demikian, RAF Lakenheath tidak menanggapinya.

Mengapa demikian? Karena ternyata apabila diperhatikan, emblem itu memang bukan patch milik Angkatan Dirgantara Rusia.

Di bagian bawah emblem berbentuk perisai itu tertulis angka 492 yang bermakna Skadron Tempur ke-492 “Bolars”.

Tetapi memang, emblem itu mirip emblem Resimen Penerbangan Tempur ke-611 Angkatan Kedirgantaraan Rusia yang telah dinonaktifkan.

Pada saat Skadron Tempur ke-492 berperan sebagai agresor atau “Pasukan Merah” memang lazim para pilotnya menggunakan atribut “musuh”.

Bukan hanya emblem musuh yang digunakan, bahkan bila diperlukan pesawat pun akan diberi corak kamuflase menyerupai pesawat musuh.

Kesimpulannya, pilot F-15E USAF tidak berkhianat. Melainkan, dia sedang mendapatkan tugas untuk berperan sebagai pilot musuh dalam latihan tempur udara tersebut.

Tanto Eagle

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *