Kemhan India borong 83 jet tempur HAL Tejas senilai 6,56 miliar USD

Tejas Mk-1AReddit

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Komite Keamanan Kabinet (CCS) India telah menyetujui pembelian 83 jet tempur ringan HAL Tejas LCA (Light Combat Aircraft) senilai 48.000 crore (6,56 miliar USD) atau kurang lebih 95 triliun rupiah .

Ini merupakan pengadaan jet tempur terbesar yang dikembangkan oleh India dan dibuat di dalam negeri sendiri.

Ke 83 pesawat HAL Tejas yang dibeli terdiri dari 73 jet tempur Mk-1A dan 10 jet latih Mk-1. Seluruh pesawat akan digunakan oleh Angkatan Udara India (IAF).

Disetujuinya pembelian 83 jet Tejas oleh CCS diumumkan oleh Menteri Pertahanan India Rajnath Singh melalu akun twitternya pada Rabu malam (13/1).

Tejas menggunakan teknologi fly-by-wire dan dilengkapi sejumlah teknologi baru yang banyak di antaranya belum pernah dicoba di India.

Pesawat tempur generasi keempat ini juga menggunakan radar AESA (Active Electronically-Scan Array), Electronic Warfare (EW), dan pengisian bahan bakar di udara (AAR).

“LCA Tejas akan menjadi tulang punggung armada tempur IAF di tahun-tahun mendatang. LCA-Tejas menggabungkan sejumlah besar teknologi baru, banyak di antaranya tidak pernah dicoba di India,” Rajnath Singh.

Tejas dibuat dengan kanungan lokas asli sebanyak 50% dan secara bertahap akan ditingkatkan. Pesawat ini menggunakan mesin turbofan General Electric GE 404F2/J-IN20 afterburner.

Untuk mendukung produksi Tejas Mk-1A, HAL sebagai produsen pesawat ini telah mendirikan fasilitas manufaktur tambahan di Divisi Nasik dan Bengaluru.

Roni Sont

Mungkin Anda juga menyukai

3 Respon

  1. Dul berkata:

    Itulah hebatnya India, walau pengembangan pesawat ini sangat lama dan bnyak kendala teknis, tp demi harga diri bangsa dan kemandirian produk sendiri. Lbh mengutamakan menggunakan produk sendiri.

  2. Wahyu berkata:

    Harganya sama denga Super hornet blok 3 apa yg ditawarkan tejas apa sdh sesuai harganya?

  3. urun rembug berkata:

    kalau di bagi rata maka harga per unit 79 juta dollar, kalau buat saya mending beli Gripen deh…bisa dapet 72 biji cukup buat 4 skadron hehehe, anyway salut lah buat India akhirnya jadi jugak punya burung besi aduan made in dalam negeri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *