Baru mau diserahkan ke Qatar, F-15QA mengalami insiden, kedua pilot AS eject

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Jet tempur F-15QA yang dikembangkan oleh Boeing atas pesanan Qatar mengalami insiden kedaruratan saat melakukan pendaratan di Bandara MidAmerica St. Louis pada Selasa (18/5/2021) pagi.

Kedua pilotnya memutuskan untuk eject, keluar dari pesawat menggunakan kursi pelontar.

Hingga saat ini penyebab insiden masih diselidiki oleh tim investigasi. Pesawat saat itu sedang menjalani pengujian.

Laporan awal menyebut, pesawat mengalami insiden pada pukul 07.30 waktu setempat. Satu dari dua pilot pesawat itu mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Foto yang beredar di media sosial menunjukkan, jet tempur generasi keempat plus itu berada di lahan rumput di samping landasan dengan kanopi yang sudah lepas.

Lokasi Bandara MidAmerica St. Louis berdekatan dengan Pangkalan Angkatan Udara Scott. Boeing menggunakan bandara ini untuk pengujian F-15QA.

Sementara itu pada 4 Februari lalu akun twitter Scott AFB menyatakan, pelatihan pilot F-15QA dan perwira senjatanya akan segera dimulai di bandara itu hingga beberapa bulan ke depan.

Akun itu juga mengunggah foto-foto F-15QA di Bandara MidAmerica St. Louis.

Pada Selasa siang Angkatan Udara AS (USAF) menyatakan, kedua awak pesawat merupakan pilot AS yang ditugaskan.

Pesawat rencananya akan diserahkan ke Angkatan Udara Qatar.

Pesawat F-15QA pertama pesanan Qatar terbang perdana di Bandara Internasional Lambert, St. Louis pada 14 April 2020.

F-15QA

Penerbangan perdana dilaksanakan oleh Kepala Pilot Uji Matt Giese selama 90 menit. Dalam penerbangan tersebut pesawat dibawa lepas landas menanjak dengan tarikan gaya gravitasi mencapai 9G.

Qatar membeli 36 unit F-15QA dari AS melalui skema Penjualan Militer Asing.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat telah memberikan kontrak senilai 6,2 miliar untuk pembelian tersebut kepada Boeing pada 2017.

Tanto Eagle

One Reply to “Baru mau diserahkan ke Qatar, F-15QA mengalami insiden, kedua pilot AS eject”

  1. satpur gen 4 plus baru dan canggih, sehrga lebih U$ 150 juta, terpaksa dionggokkan di rerumputan….
    Bagaimana dgn kondisi satpur yg sdh berumur puluhan thn ??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *