USMC akan mendapatkan tambahan 6 heli CH-53K King Stallion

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) akan mendapatkan tambahan enam unit helikopter CH-53K King Stallion. Pengadaan keenam helikopter dilaksanakan melalui kontrak yang diberikan oleh Angkatan Laut AS (US Navy) kepada Lockheed Martin selaku produsen King Stallion.

CH-53K akan digunakan oleh USMC sebagai helikopter angkut berat dari pusat operasi berbasis laut ke daerah pedalaman. Heli ini juga berguna untuk angkutan personel dan misi ekspedisi.

Dengan penambahan ini, total USMC telah mendapatkan kontrak pengadaan 24 CH-53K.

Penambahan enam CH-53K merupakan bagian dari 200 pesawat yang akan diakuisisi dalam Program Rekor USMC.

Produksi CH-53K untuk USMC ini akan dilaksanakan dalam Lot 4 LRIP (low rate initial production) dengan jadwal pengiriman mulai Januari 2020.

Hingga saat ini CH-53K telah mengumpulkan 2.000 jam terbang untuk evaluasi dan validasi kinerja di atas kapal serta di lingkungan panas serta dingin.

Sejumlah pengujian masih akan dilaksanakan seperti pengisian bahan bakar udara-ke-udara dengan beban eksternal, uji penerbangan dalam kondisi yang sangat panas dan berdebu di Yuma Proving Ground milik US Army di Yuma, Arizona.

CH-53K terbang perdana pada 27 Oktober 2015. Heli yang diawaki oleh empat orang ini mampu menampung 30 personel pasukan.

Heli dengan bobot terbang maksimum 39,9 ton ini ditenagai oleh tiga mesin turboshaft General Electric T408 (GE38-1B).

Heli dapat terbang dengan kecepatan jelajah 170 knot (310 km/jam) dan menjangkau jarak 460 mil laut (850 km).

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *