Militer Venezuela tembak jatuh pesawat Hawker 800 registrasi Amerika

MEXICO CITY (Sputnik) – Operasi Komando Strategis Angkatan Bersenjata Nasional Bolivarian (Angkatan Bersenjata Venezuela) mengatakan telah telah “menetralkan” sebuah pesawat dengan nomor registrasi Amerika Serikat.

Penembakan yang dilakukan oleh jet tempur Angkatan Udara Venezuela (FANB) pada hari Rabu (8 Juli 2020) itu karena pesawat yang ditembak telah melanggar wilayah udara negara Venezuela.

Seperti diberitakan oleh Sputnik, pihak militer Venezuela telah mengunggah gambar-gambar pesawat terbakar yang telah “dinetralkan” ke akun resmi Komando Strategis Angkatan Bersenjata (@ceofanb).

Dalam gambar terlihat nomor registrasi di ekor pesawat tersebut adalah N339AV.

Mengacu pada data Flightradar, pesawat dengan nomor registrasi tersebut adalah Hawker 800 milik perorangan.

Rute penerbangan terakhirnya yang dijalani adalah di Meksiko, yaitu dari negara bagian Toluca ke Pulau Cozumel di Karibia.

Tidak ada penjelasan resmi lebih rinci di mana lokasi kejadian, jumlah penumpang, dan muatan pesawat.

Meski demikian, beberapa kejadian menunjukkan bahwa kasus-kasus seperti ini merupakan tipikal dari kegiatan perdagangan narkoba ilegal.

Sebelumnya, sebuah pesawat serupa juga telah berhasil “dinetralkan” oleh militer Venezuela bulan lalu karena diduga membawa narkoba.

Pada 2013, Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah menandatangani undang-undang untuk menjatuhkan pesawat apa pun milik narco-mafia (mafia narkotika) yang secara ilegal melintasi wilayah udara negara itu.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *