Ekspor howitzer K9 Korea Selatan ke Estonia tertunda akibat virus corona

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Ekspor howitzer swagerak (self-propelled howitzer) K9 Thunder dan sejumlah peralatan militer lain dari Korea Selatan kepada Estonia dipastikan tertunda akibat pandemi virus corona baru (COVID-19) yang melanda negeri itu.  

Seperti diketahui, Estonia tahun lalu membeli 12 K9 dan akan menambah enam unit lagi tahun ini.

Kantor berita Yonhap pada Sabtu (14/3) melaporkan, Menteri Pertahanan Estonia Jüri Luik rencananya bulan lalu akan mengunjungi Seoul untuk mempercepat proses pengadaan K9.

Namun kunjungan tersebut telah dibatalkan bersamaan dengan mewabahnya COVID-19 pada pertengahan Februari di Korea Selatan.

Seorang sumber yang diwawancara Yonhap mengatakan, Estonia kemungkinan akan tetap melanjutkan pembelian K-9.

“Akan tetapi, mengacu pada prosedurnya, proses pengadaan bisa tertunda,” ujarnya.

Howitzer K9 Thunder dibuat oleh Hanwha Defense. Kendaraan tempur dengan kanon kaliber 155 mm ini telah diekspor Korea Selatan ke sejumlah negara termasuk India, Turki, Finlandia, Norwedia, dan Polandia.

Sebelum ini, Korea Selatan berencana untuk memamerkan K9 pada pameran pertahanan DSA 2020 di Kuala Lumpur, 20-23 April.

Namun, pameran itu pun diundur pelaksanaannya oleh penyelenggara menjadi 24-27 Agustus.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *