Ukraina dan Polandia kembangkan Pirat, rudal antitank berpemandu

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Ukraina dan Polandia berkolaborasi membangun rudal antitank berpemandu (ATGM) bernama Pirat. Rudal akan dibuat dalam beberapa varian sesuai penggunaannya.

Varian pertama, Pirat 1 untuk varian infanteri, misalnya, didesain mampu menjangkau sasaran dalam jarak 2.500 m. Rudal ini dapat menggunakan tiga tipe hulu ledak berbobot 2,5 kg. Seperti armor-piercing, termobarik, dan fragmentasi ledakan tinggi.

Rudal dengan bobot 10 kg dan diameter 107 mm ini dapat diluncurkan menggunakan tabung peluncur (TLC) dengan panjang 1.180 mm dan berbobot 5 kg.

Pihak pabrikan menyatakan, Pirat 1 dapat menembus lapisan explosive reactive armor (ERA) setebal 550 mm.

Sementara untuk Pirat 2 memiliki fitur-fitur yang kurang lebih sama dengan Pirat 1, namun menggunakan teknologi analog mengacu pada rudal Grom MANPADS.

Meski demikian, Pirat 2 memiliki laju terbang lebih cepat dibanding Pirat 1 di mana untuk menjangkau jarak 2,5 km hanya butuh 5,5 detik saja. Sementara Pirat 1 membutuhkan waktu 12 detik.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *