Penerbangan terakhir MiG-27ML Bahadur tandai penutupan Skadron No. 29 IAF

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Penerbangan terakhir (farewell flight) MiG-27ML Flogger milik Angkatan Udara India (IAF) pada Jumat, 27 Desember 2019, menandai penutupan Skadron No. 29 IAF yang mengoperasikan pesawat berjuluk Bahadur (Sang Pemberani) di Negeri Bollywood.

MiG-27ML merupakan hasil produksi pabrik Hindustan Aeronautics Limited (HAL) melalui lisensi pada periode 1985-1996.

Di Skadron No. 29 IAF terakhir terdapat sedikitnya tujuh MiG-27ML. Sejak 1985 IAF mengoperasikan 165 Mig-27ML di mana 150 di antaranya dirakit di HAL.

Sementara jumlah total MiG-23/27 yang dioperasikan IAF mencapai 210 unit. Sejumlah varian lain yang digunakan antara lain MiG-23BN/-MF, MiG-27/MiG-27ML. IAF juga meningkatkan MiG-27 menjadi MiG-27UPG (upgraded) pada 2004.

Pejabat IAF seperti dikutip Jane’s menyatakan, Skadron No. 29 yang bermarkas di Jodhpur, India bagian barat ditutup sementara hingga pesawat baru pengganti tiba.

Penutupan sementara “Skadron Kalajengking” ini diakui makin menurunkan kekuatan IAF. Hal ini baru akan meningkat lagi setelah datang pesawat pengganti nantinya.

The Hindu menyebut, skadron tempur IAF telah berkurang dari 42 skadron menjadi hanya 28 skadron saat ini.

MiG-27 Bahadur
IAF

Sebelum ini, penutupan skadron MiG-27ML juga dilaksanakan pada Desember 2018.

MiG-27 dan variannya merupakan turunan dari MiG-23BN. Pesawat ini memiliki keunggulan karena sayapnya dapat ditekuk ke belakang 16-72 derajat tergantung misi yang ditugaskan.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *