372 jet tempur F-16 USAF akan di-upgrade menggunakan radar AESA

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Sebanyak 372 jet tempur F-16 Fighting Falcon milik Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) akan menjalani peningkatan kemampuan (upgrade) dengan dilengkapi radar AN/APG-83 Scalable Agile Beam Radar (SABR).

Hal ini dipastikan melalui kontrak senilai 1 miliar dolar AS yang diumumkan Departemen Pertahanan AS untuk Northrop Grumman pada Jumat, 20 Desember.

Sebelumnya, kontrak senilai 243,8 juta dolar AS juga telah diberikan Pentagon kepada Northrop Grumman pada 2017 untuk peningkatan radar 72 F-16 milik USAF. 

Untuk diketahui, saat ini USAF masih mengoperasikan lebih dari 1.000 unit F-16. Ratusan jet tempur mesin tunggal ini ditempatkan sebagai garda terdepan pertahanan udara Paman Sam.

Dilihat dari masa pakainya, F-16 telah berusia 41 tahun sejak pertama kali digunakan USAF pada 1978. Namun, jet tempur mesin tunggal ini dinilai masih menawarkan banyak keunggulan dengan peningkatan kemampuannya.

F-16 telah berhasil dibuat lebih dari 4.600 unit sejak diproduksi pertama oleh General Dynamics pada 1973. Pesawat ini digunakan di lebih dari 27 negara.

Kawanan F-16 terbaru USAF akan menggunakan radar AN/APG-83 SABR yang merupakan jenis radar active electronically scanned array (AESA). Radar ini turunan dari radar AN/APG-77 pada F-22 Raptor dan AN/APG-81 pada F-35 Lightning II.

USAF F-16
NT News

Pentagon mengatakan, integrasi radar baru pada F-16 secara otomatis akan memberikan keuntungan yang setara dengan kemampuan F-22 maupun F-35 dalam hal deteksi sasaran dan peningkatan kewaspadaan situasiasional. 

Penggunaan AN/APG-83 SABR sekaligus dapat menutupi kekurangan tidak adanya infra red tracking systems (IRST) di F-16.

Pengerjaan radar SABR dan integrasi akan dilaksanakan di fasilitas Nortrhop Grumman, Linthicum Heights, Maryland, AS. Dijadwalkan seluruh pemasangan radar AESA pada 372 F-16 USAF selesai pada Mei 2027. 

WiscANG-F16-Madison-Skyline
Paul Gorman/USAF

Radar AN/APG-83 SABR didesain Northrop Grumman sesuai dengan ukuran F-16. Sehingga, pemasangan radar ini tidak membutuhkan modifikasi di pesawat tersebut. 

Nortrhop Grumman mengatakan, radar ini juga dapat digunakan pada pesawat tempur lainnya. Northrop Grumman telah berhasil mengintegrasikan AN/APG-83 SABR pada jet tempur F/A-18C Hornet milik Korps Marinir AS di Stasiun Udara Miramar, California. 

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *