MH-139A Grey Wolf, Helikopter Baru Penjaga Pangkalan Rudal Nuklir AS

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Komando Serang Global Angkatan Udara (AFGSC) Amerika Serikat (AS) telah meresmikan sekaligus memberi nama Grey Wolf bagi helikopter baru penjaga pangkalan rudal nuklir AS, Boeing MH-139A.

MH-139A Grey Wolf menggantikan peran heli lawas UH-1N Huey. Grey Wolf tidak lain merupakan versi militer heli AW139 yang dibuat oleh Leonardo di fasilitas Philadelphia, Pennsylvania. Komponen-komponen militer heli ini dipasok oleh kontraktor utama Boeing.

Grey Wolf akan menjalankan perannya di AFGSC/USAF untuk melindungi dan mendukung pangkalan rudal nuklir balistik antarbenua di Montana, North Dakota, dan Wyoming.

Selain itu, heli ini juga akan difungsikan sebagai heli SAR, dukungan angkutan udara, penerbangan uji survival school, angkutan kawasan regional, dan lainnya.

BACA  Ketika Pembom Strategis Tu-160 Rusia Menembus Jantung Amerika

Pengumuman nama Grey Wolf bagi MH-139A dilaksanakan di Pangkalan Udara Eglin pada 19 September 2019 bersamaan dengan penerimaan pertama heli ini oleh USAF di Eglin AFB, Florida.

MH-139A
Boeing MH-139A di Fasilitas Philadelphia

Heli dengan kemampuan terbang cepat dan jangkauan jarak jauh ini dipersenjatai senapan mesin eksternal M240. Hingga Februari tahun depan, USAF dijadwalkan akan menerima empat helikopter MH-139A.

Boeing pada September 2018 mendapatkan kontrak senilai 2,38 miliar dolar AS untuk pengadaan 84 MH-139A. Kontrak ini mencakup paket pelatihan dan dukungan suku cadang.

MH-139A
Boeing

Grey Wolf mampu membawa sembilan penerjun dengan kelengkapan penuh. Heli ini terbang pada kecepatan jelajah 135 knot (250 km/jam) dan terbang selama tiga jam atau menempuh jarak 225 mil laut (416,7 km) tanpa pengisian bahan bakar.

BACA  Ketua STPI Curug Berguru Aerobatik kepada Marsdya (Purn) Eris “Mustang” Herryanto

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *