Turki Siap Beli Sistem Pertahanan Udara Patriot dari Amerika Serikat

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Turki siap untuk membeli sistem pertahanan udara MIM-104 Patriot dari Amerika Serikat (AS). Saat ini Ankara dalam posisi menunggu tanggapan dari Washington. Hal ini dikatakan Menteri Luar Negeri Turki Mevlüt Çavuşoğlu seperti dikutip Sputniknews, Sabtu.

Meski demikian, Turki menandaskan bahwa tidak ada yang salah dengan pembelian sistem pertahanan udara S-400 Triumf dari Rusia. Dikatakan, tawaran dari Rusia lebih menguntungkan. Turki percaya, AS masih merupakan sekutu mereka.

“Turki percaya bahwa AS masih sekutu kami karena kami adalah sekutu mereka. Tidak ada yang dapat membatalkan kesepakatan kami dengan Rusia untuk pembelian S-400. Ini kesepakatan yang telah dilakukan. Tawaran dari Rusia lebih menguntungkan. Sekarang kami siap untuk membeli sistem Patriot dari AS dan sedang menunggu tanggapan,” ujar Çavuşoğlu saat berbicara dalam sebuah forum di Doha, Qatar.

Di sisi yang lain, Turki tetap memperingatkan AS bahwa Turki akan melakukan pembalasan terhadap sanksi yang telah diberlakukan AS kepada mereka.

Patriot AFCENT
AFCENT

Desember tahun lalu AS menawarkan penjualan Patriot kepada Turki dengan harapan Ankara akan membatalkan pembelian S-400 dari Moskow. Namun, Turki tetap pada pendiriannya dan telah menerima pengiriman S-400 sejak Juli 2019.

Patriot merupakan sistem pertahanan udara jarak jauh. Sistem bersenjatakan rudal darat ke udara ini dapat menghancrukan sasaran berupa rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat pada ketinggian dan jarak yang jauh. Sistem Patriot dibangun oleh Raytheon di Massachusetts dan Lockheed Martin di Florida.

Sejumlah negara telah mengakuisisi Patriot. Negara pengguna di luar AS antara lain Jerman, Mesir, Belanda, Yunani, Israel, Jepang, Kuwait, Saudi Arabia, Korea, Qatar, Uni Emirat Arab, Spanyol, dan Korea Selatan.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *