BPPT Luruskan Pemberitaan Soal Drone MALE Nasional PTDI

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Pusat Teknologi Industri Pertahanan dan Keamanan (PTIPK), Kedeputian Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa (TIRBR), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui surat kepada Airspace Review dan melalui rilis resmi yang disebarkan melalui media sosial, melakukan klarifikasi terkait pemberitaan Progres Drone MALE Nasional Garapan PTDI pada Sabtu (14/12/2019).

Dalam klarifikasi tersebut dituliskan hal-hal sebagai berikut:

1. Program MALE adalah program berdasarkan Permen Ristek DIKTI no 38 Tahun 2019, BPPT merupakan Koordinator Program MALE yang memimpin sebagai koordinator Program dan Anggaran kegiatan tersebut dalam program Konsorsium PRN 2020-2024, beranggotakan 7 K/L dibawah koordinasi BPPT. Disamping BPPT, sumber penganggaran kegiatan program ini juga berasal dari Kementerian/Lembaga (K/L) lainnya seperti Kementerian Pertahanan dan LAPAN.

2. Konsorsium MALE melibatkan K/L Kementerian Pertahanan, TNI-AU, BPPT, LAPAN, ITB, PTDI, dan PT Len (Persero) sehingga pihak-pihak yang terkait/terlibat dalam pembuatan Drone MALE adalah Konsorsium MALE, bukan hanya PTDI.

3. Untuk wahana/airframe Prototipe 1 (atau disebut PM-1), rancang bangun dan rekayasa (atau lazim disebut desain dan engineering) sebagian besar (lebih dari 80%) dilakukan BPPT (wing, tail, front and aft fuselage). PTDI merancang bangun center fuselage, landing gear dan bertanggungjawab dalam produksi/manufaktur dari wahana (airframe) drone MALE dan integrasi dengan sistem internal. Sumber anggaran untuk produksi wahana/airframe PM-1 berasal dari mata anggaran di BPPT.

4. Desain dan engineering sistem internal serta pengadaan sistem internal PM-1 (yang diintegrasikan dengan wahana PM-1) dibiayai dari mata anggaran di BPPT.

5. Tahapan pengembangan yang disebut dalam pemberitaan airspace-review.com adalah tahapan yang tidak mencerminkan perkembangan/kondisi terakhir.

6. Per tanggal 14 Desember 2019, sumber resmi PTDI hanya memberitakan kunjungan Pak Menristek/Ka BRIN ke PTDI dan tidak memberitakan tentang MALE.

Saran kami hendaknya anda mendasarkan pemberitaan bersumber informasi yang diberikan oleh pihak pihak yang berwenang untuk memberikan informasi terkait, agar informasi yang disampaikan ke masyarakat mencerminkan kondisi yang akurat dan proporsional.

Salam,

Adhi D. Permana

Pusat Teknologi Industri Pertahanan dan Keamanan (PTIPK)
Kedeputian Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa (TIRBR)
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi

Drone MALE PTDI

Demikian klarifikasi sepenuhnya dari PTIPK, TIRBR, BPPT kami muat tanpa kami edit di Airspace Review, sekaligus untuk meluruskan pemberitaan yang kami buat.

Terima kasih atas kerja samanya. Airspace Review mendukung kemajuan riset dan teknologi nasional demi terwujudnya kemandirian industri pertahanan dalam negeri.

Roni Sontani

2 Replies to “BPPT Luruskan Pemberitaan Soal Drone MALE Nasional PTDI”

  1. dan berharap konsorsium yg terlibat di MALE bisa lanjut ke proyek syrategis lain yg saya rasa dibutuhkan negara ini yaitu pembuatan rudal yg jaraknya melebihi panjang negara indonesia dgn kecepatan hipetsonik agar bisa menjadi perisai nkri, terus eksplore keilmuan konsorsium ini agar menjadi konsorsium yg handal dalam bidang teknologi. misalnya juga meriset teknologi apa saja yg masih diimpor dan bersifat strategis agar bisa juga di produksi di dalqm.negeri. Contohlah cina yg kreatif dan produktif dalam menghasilkan produk 2 teknologi. Pribsipnta jaga bangsa lain kenapa kita tidakmereka juga manusia biasq yg sama dgn kita. Brqvo konsorsium indonesia

  2. Bagaimanapun, hal ini menunjukkan antusiasme dan harapan besar masyarakat akan kemandirian bangsa dalam hal alutsista. Semoga keinginan ini dapat terwujud dengan segera. Terima kasih untuk angkasa review atas pemberitaannya dan terima kasih untuk BPPT atas klarifikasinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *