Sukses Diuji, Militer Rusia Diperkuat Sistem SHORAD Tor Terbaru Akhir 2018

ANGKASAREVIEW.COM – Sistem misil Short-Range Air Defense (SHORAD) Tor Rusia versi Arktik baru-baru ini telah berhasil diuji coba di area pengujian yang berlokasi di Kapustin Yar, Astrakhan, Rusia. Sistem misil tersebut sukses mencegat dan melumat habis dua misil penjelajah tiruan yang diluncurkan sebagai target.

Pengujian sistem misil SHORAD Tor-M2DT Arctic tersebut disimulasikan sedang dalam keadaan terkena serangan jam aktif dengan target udara yang meniru gelagat khas unit udara musuh. Pengujian sistem Tor-M2 di Kapustin Yar pada akhir bulan lalu dikabarkan berhasil mengunci target 100 persen dan memiliki daya hancur lebih dari 30 persen.

Sistem misil jarak pendek terbaru Rusia tersebut saat ini sedang dirancang untuk melanjutkan pengujian di iklim Arktik. Kabarnya senjata ini akan mampu dioperasionalkan dalam suhu rendah hingga -50 derajat Celcius.

Jika semua berjalan sesuai rencana, Tor-M2DT akan masuk dalam produksi masal dan akan memperkuat militer Rusia pada akhir tahun ini.

Tor-M2DT akan dipasangkan pada ranpur DT-30 yang tangguh di segala medan. DT-30 pertama kali tampil di muka umum pada akhir tahun lalu saat digelarnya Parade V-Day di Moskow. Saat itu ranpur ini memanggul sistem SAM jarak pendek terbaru yang dirancang untuk melindungi fasilitas militer dan sipil dari serangan udara, misil jelajah dan UAV musuh.

Sistem SHOTAD Tor-M2DT Arctic mampu mendeteksi lebih dari 40 target udara, melacak serta menghajar empat di antaranya secara bersamaan pada jarak hingga 12 km dan hingga ketinggian lebih dari 10 km dengan 16 misil.

Modifikasi dan peningkatan kemampuan yang dilakukan terhadap sistem misil Tor bermula pada akhir dekade 1980. Tor-M2DT dikembangkan oleh Izhevsk Electromechanical, anak perusahaan  Almaz-Antey.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *