Nataru 2017/2018, Bandara Adisutjipto Alami Fluktuasi Pergerakan Penumpang Paling Dinamis

ANGKASAREVIEW.COM – Menurut Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso, Adisutjipto menjadi salah satu bandara yang mengalami fluktuasi pergerakan penumpang yang sangat dinamis saat musim libur periode natal dan tahun baru (nataru) 2017/2018.

Fluktuasi penumpang tersebut berlaku baik dari segi kenaikan maupun penurunan jumlah penumpang. Seperti yang diungkapkan Agus, hal ini akan menjadi masukan dalam evaluasi libur nataru periode mendatang.

“Salah satu bandara yang mengalami fluktuasi pergerakan penumpang sangat dinamis adalah Bandara Adisutjipto yang terletak di Yogyakarta, yang merupakan kota tujuan pariwisata nasional,” ujar Agus dalam keterangan resminya yang Angkasa Review terima, Rabu (3/1/2018).

Baca Juga: H+1 Libur Nataru 2017/2018, Jumlah Penumpang Pesawat Udara Meningkat 6 Persen

Agus pun memaparkan data komparasi fluktuasi angka pergerakan penumpang domestik tahun ini dibanding tahun lalu. Secara berturut turut dari 18 Desember 2017 (H-7) hingga 2 Januari 2018 (H+1) angka tersebut adalah 12,53 persen, 9,28 persen, 18,45 persen, 15,89 persen, 20,72 persen, 13,27 persen, 9,15 persen, 11,87 persen, 7,13 persen, 14,17 persen, 22,04 persen, 24,34 persen, 13,79 persen, -1,19 persen dan 9,59 persen.

BACA  IBEX-26, Tas Ransel Militer Pilihan Paling Pas untuk Orang Indonesia

Sebelumnya pada tanggal 31 Desember 2017 Agus menyempatkan diri melakukan peninjauan langsung ke Bandara Adisutjipto.

Terkait peningkatan penumpang di Bandara ini, Agus memaklumi jika masih terjadi antrean pergerakan pesawat. Namun Agus meminta para penyelenggara penerbangan dan para penumpang pesawat untuk bersabar karena hal itu dilakukan demi keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

“Saya menyadari bahwa jumlah penumpang melonjak tinggi di Bandara Adisutjipto ini sehingga jumlah pergerakan pesawat juga meningkat. Namun bandara ini mempunyai keterbatasan dalam hal movement hingga tempat parkir pesawat. Saya minta semua pihak bersabar dan tetap bekerja dan beraktifitas sesuai aturan penerbangan yang berlaku,” lanjut Agus.

Menurut Agus, saat ini pemerintah dalam hal ini PT Angkasa Pura I (API) tengah membangun Bandara Baru Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/ NYIA) di Kulon Progo yang memiliki kapasitas lebih besar dan representatif untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang pesawat di Jogjakarta dan sekitarnya.

BACA  Satelit Israel Pastikan Su-57 'Nongkrong' di Pangkalan Udara Khmeimim Suriah

Baca Juga: Jumlah Penumpang Internasional Periode Libur Nataru 2017/2018 Alami Penurunan

Di bandara baru tersebut, pergerakan pesawat dan tempat parkirnya akan lebih besar sehingga pergerakan pesawat lebih leluasa. Bandara baru tersebut ditargetkan sudah bisa beroperasi pada tahun 2019.

Diharapkan dengan pembangunan bandaralengkap dengan terminal penumpang baru serta fasilitas pendukung lainnya tersebut, maka kapasitas terminal penumpang Bandara NYIA akan meningkat mencapai 10 juta penumpang per tahun.

“Tentunya  bandara tersebut akan lebih menunjang kota Yogyakarta sebagai kota budaya dan pariwisata,” pungkasnya. FERY SETIAWAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *