Kepala Staf Angkatan Udara AS Jenderal David Allvin mengundurkan diri secara mengejutkan di tengah upaya USAF menjalankan inisiatif transformasional

Jenderal David W Allvin Kepala Staf USAF mengundurkan diriUSAF

AIRSPACE REVIEW – Kepala Staf Angkatan Udara AS (USAF) Jenderal David W. Allvin mengumumkan pengunduran dirinya, pensiun lebih cepat sebelum masa jabatannya berakhir.

Dalam rilis tertanggal 18 Agustus, disebutkan bahwa Allvin memutuskan untuk pensiun pada atau sekitar 1 November, yang artinya hampir tepat dua tahun setelah ia diangkat menjadi Kepala Staf USAF (CSAF) pada 2 November 2023.

Artinya pula, masih tersisa dua tahun jabatan sebagai CSAF sebagaimana dikukuhkan oleh Senat.

Rilis tersebut tidak merinci alasan pengunduran diri Allvin, tetapi menandaskan bahwa ia akan terus bertugas sampai penggantinya ditentukan. Hal ini untuk memberikan waktu bagi transisi kepemimpinan yang lancar, tulis Air & Space Forces Magazine.

Sementara itu Reuters menulis, tidak jelas apakah Allvin memilih untuk pensiun atau diminta oleh para pemimpin Pentagon seperti Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Pentagon tidak menanggapi pernyataan komentar yang dilayangkan kantor berita tersebut.

Sebelumnya, Hegseth telah memecat sejumlah pejabat militer senior sejak menjabat pada bulan Januari, termasuk Ketua Kepala Staf Babungan, Kepala Angkatan Laut AS, dan Hakim Advokat Jenderal untuk Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.

Melalui unggahannya di media sosial X, Jenderal Allvin berterima kasih kepada Presiden Donald Trump, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, dan Menteri Angkatan Udara Troy E. Meink atas kepercayaan yang telah diberikan kepada dirinya untuk memimpin USAF.

“Lebih dari segalanya, saya bangga telah menjadi bagian dari tim Penerbang yang menjalankan nilai-nilai inti kami, yaitu integritas, pengabdian, dan keunggulan, setiap hari saat kami bersiap untuk membela negara yang hebat ini,” tulis Allvin.

Jenderal Allvin akan meninggalkan USAF ketika Angkatan Udara AS sedang menjalankan serangkaian inisiatif modernisasi optimalisasi ulang yang masih belum selesai.

Awal tahun ini, lulusan USAFA tahun 1986 tersebut berdiri di Ruang Oval bersama Donald Trump untuk memperkenalkan jet tempur F-47 yang baru, sebagai salah satu langkah persiapan AS dalam menghadapi potensi potensi pertempuran dengan China.

Dengan pensiun pada 1 November 2025, Jenderal Allvin akan menjadi CSAF pertama yang mengundurkan diri dari jabatannya kurang dari dua tahun sejak Jenderal Michael J. Dugan yang diberhentikan pada tahun 1990 setelah menjabat CSAF hanya 78 hari.

Para kepala staf militer di AS dikukuhkan oleh Senat untuk masa jabatan empat tahun, meskipun mereka bertugas atas persetujuan presiden.

Secara keseluruhan, masa jabatan Allvin sebagai CSAF akan menjadi yang terpendek keempat dalam sejarah USAF.

Pengunduran diri Allvin terjadi beberapa bulan setelah Presiden Donald Trump memerintahkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk memberhentikan Jenderal James C. “Jim” Slife sebagai Wakil Kepala Staf USAF.

Sebagai pengganti Slife, Trump telah mengajukan Jenderal Thomas A. Bussiere, Kepala Komando Serangan Global Angkatan Udara.

Media AS mencatat, Trump, Hegseth, dan pejabat militer lainnya tidak menyebutkan alasan pemecatan Slife saat itu, dan kali ini mereka tidak berkomentar tentang pengunduran diri Allvin.

USAF masih menunggu konfirmasi Bussiere sebagai Wakil Kepala Staf USAF. Selama enam bulan terakhir, Letnan Jenderal Scott L. Pleus, Direktur Staf di Markas Besar USAF telah menjalankan tugas-tugas tersebut sebagai pejabat sementara.

Menteri Angkatan Udara Troy E. Meink memberikan pujian kepada Allvin dalam sebuah pernyataannya. Ia mengatakan USAF beruntung memiliki pemimpin seperti Jenderal Dave Allvin.

“Selama masa jabatannya, Angkatan Udara telah melakukan inisiatif transformasional yang akan memungkinkan para Prajurit Udara untuk menjawab panggilan negara mereka selama beberapa dekade mendatang,” kata Meink.

“Jenderal Allvin telah berperan penting dalam pengangkatan saya sebagai Menteri ke-27 dan saya selamanya berterima kasih atas kemitraannya serta puluhan tahun pengabdiannya yang patut dicontoh bagi negara kita,” lanjutnya.

Sersan Kepala USAF David A. Flosi menulis di media sosial, “Terima kasih atas hampir 40 tahun dedikasi Anda kepada Prajurit Udara dan Angkatan Udara kita. Selamat, Pak. Saya tahu Anda akan terus mendukung Prajurit Udara dan misi kita.”

Presiden dan CEO AFA, Letnan Jenderal Purnawirawan Burt M. Field, juga mengeluarkan pernyataan terima kasihnya kepada Allvin.

“Asosiasi Angkatan Udara & Antariksa memberi penghormatan kepada Jenderal David W. Allvin atas hampir empat dekade pengabdian yang luar biasa,” kata Burt.

“Kepemimpinannya di setiap level sangat luar biasa, dan beliau telah membuat perbedaan yang sangat positif bagi Angkatan Udara kita. Kami mendoakan yang terbaik untuknya di masa depan. Kami di AFA menantikan penunjukan Kepala Staf baru dan modernisasi penting bagi Angkatan Udara kita,” tambah dia. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *