Lufthansa Group Tambah 20 Boeing 737 MAX 10 Senilai Lebih Rp60 Triliun
Paul Weatherman/BoeingAIRSPACE REVIEW – Lufthansa Group secara resmi mengumumkan akuisisi 20 unit pesawat Boeing 737 MAX 10 tambahan. Langkah ini memperluas partisipasi grup asal Jerman tersebut dalam program Boeing.
Akuisisi dilakukan untuk memperkuat strategi pembaruan armada rute jarak pendek dan menengah.
Keputusan ini telah disetujui oleh Dewan Pengawas Deutsche Lufthansa AG. Prosesnya melibatkan konversi opsi pembelian yang sebelumnya disepakati pada 2023.
Pengiriman unit pertama pesawat dijadwalkan mulai awal dekade 2030-an. Dengan kepastian ini, Lufthansa Group kini mengantongi pesanan pasti untuk 60 unit keluarga 737 MAX. Kesepakatan awal mencakup 40 unit 737 MAX 8 ditambah opsi tambahan 60 unit.
Sebanyak 20 opsi kini telah diubah menjadi MAX 10, sementara 40 opsi tersisa masih disimpan. Manajemen belum mengumumkan maskapai di dalam grup yang akan mengoperasikan armada baru ini.
Varian Terbesar Keluarga 737
Boeing 737 MAX 10 merupakan varian terbesar di keluarganya. Pesawat ini dirancang membawa penumpang lebih banyak dibandingkan versi MAX 8, namun tetap mempertahankan efisiensi operasional.
Model ini disiapkan untuk menggantikan armada lama yang melayani rute padat di Eropa.
Nilai total pesanan ini diperkirakan mencapai 3,4 miliar atau sekitar Rp60,5 triliun berdasarkan harga katalog. Nilai riil transaksi belum diungkapkan karena adanya penyesuaian diskon komersial.
Pemilihan MAX 10 dilakukan saat varian tersebut masih mengurus sertifikasi FAA di Amerika Serikat. Boeing terus berupaya menyelesaikan tahapan regulasi agar jadwal pengiriman terpenuhi.
Jadwal pengiriman pada awal 2030-an memberi fleksibilitas waktu bagi Lufthansa untuk merencanakan masa pensiun armada lamanya.
Pihak maskapai menyebut 737 MAX 10 mampu menekan konsumsi bahan bakar hingga 30 persen dibanding generasi pendahulunya. Kapasitas angkut yang besar juga memangkas biaya per kursi pada rute-rute gemuk.
Untuk Digunakan oleh Eurowings
Sebelumnya, grup telah memesan 40 unit 737 MAX 8 yang dialokasikan untuk anak usahanya, Eurowings. Pengiriman unit Eurowings berkapasitas 189 kursi ini akan dimulai pada 2027.
Langkah ini menandai kembalinya lini 737 ke tubuh maskapai. Lufthansa Airlines sendiri telah mengandangkan unit 737 terakhirnya pada 2016 setelah mempekerjakannya selama hampir lima dekade.
Pembelian ini melengkapi program belanja besar-besaran Lufthansa Group. Perusahaan juga memesan jajaran armada lain seperti Airbus A220, A320neo, A321neo, A350, serta Boeing 787 dan 777.
Langkah dual-sumber ini menggarisbawahi strategi diversifikasi armada lorong tunggal. Grup dapat membagi penempatan pesawat sesuai kapasitas, jangkauan rute, dan dinamika pasar. (RNS)
