Balas Latgab AS-Jepang-Korsel, Korea Utara Hujani Laut Timur dengan Salvo Rudal Hwasong-11

Korea Utara luncurkan seri rudal Hwasong-11KCNA
Korea Utara luncurkan seri rudal Hwasong-11.

AIRSPACE REVIEW – Pasukan Korea Utara kembali menembakkan beberapa rudal balistik jarak pendek dari wilayah timurnya. Korea Selatan mensinyalir salvo tersebut melibatkan rudal seri Hwasong-11 dan roket berpemandu 600 mm.

Rudal permukaan ke permukaan tersebut ditembakkan pada pagi hari 12 September 2026, meluncur sekitar 250 km menuju perairan di sebelah timur Semenanjung Korea.

Kegiatan ini menyoroti ancaman rudal yang mampu menempatkan pangkalan Amerika Serikat dan sekutu, pusat komando, pusat logistik, dan lapangan terbang di Asia Timur Laut di bawah serangan dengan peringatan singkat.

Penembakan itu terjadi satu hari setelah AS, Korea Selatan, dan Jepang menyelesaikan Freedom Edge 26, latihan gabungan (latgab) lima hari yang sebagian berfokus pada pertahanan rudal, komunikasi pertahanan udara, dan pertukaran informasi secara waktu nyata.

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mendeteksi peluncuran tersebut sekitar pukul 05:20 waktu setempat dan mengatakan bahwa otoritas intelijen Korea Selatan dan AS memantau aktivitas Korea Utara sejak tahap awal sebelum informasi terkait dibagikan kepada Jepang.

Keluarga Hwasong-11

Meskipun Korea Utara tak mengungkapkan rudal yang ditembakkan, intelijen Korea Selatan menilai dari karakteristik jejak peluncuran dan jarak jangkau, memperkirakan rudal tersebut dari keluarga Hwasong-11.

Tergolong sebagai rudal balistik jarak pendek, Hwasong-11 terdiri dari beberapa varian. Hwasong-11A (KN-23) berdimensi panjang 7,4 m, diameter 90-100 cm, bermuatan hulu ledak 500-1.500 kg, dan jangkauan 450-600 km.

Varian Hwasong-11B (KN-24) berdimensi panjang 7,2 m, diameter 100 cm, bermuatan hulu ledak 400-500 kg, dan jangkauan 450 km.

Lalu Hwasong-11C (KN-XX) dengan panjang 10 m, diameter 126 cm, muatan 250 kg, berjangkauan 500-900 km.

Baca di Sini: Mengenal Hwasong-11C dan Serial Rudal Balistik Korea Utara Lainnya

Terpendek adalah versi Hwasong-11D (KN-35), yang memiliki panjang 5.5 m, diameter 75 cm, muatan 500-700 kg, dan jangkauan 100-300 km.

Sedangkan senjata yang diluncurkan lainnya adalah jenis roket berpemandu kaliber 600 mm untuk mempersenjatai sistem peluncur roket multi laras (MLRS) dikenal sebagai KN-25.

Roket berpemandu ini berdimensi panjang 8,2 m, berat 3.000 kg, dan memiliki jangkauan antara 380 hingga 420 km. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *