Empat Tahun Berlalu, Penjualan Pesawat AEW&C E-2D ke Polandia Masih Jalan di Tempat

Pesawat E-2D Advanced Hawkeye AEW&CUSN
Pesawat E-2D Advanced Hawkeye AEW&C.

AIRSPACE REVIEW – Raksasa pertahanan Amerika Serikat, Northrop Grumman, mengatakan tawaran penjualan pesawat peringatan dini dan kontrol udara (AEW&C) E-2D Advanced Hawkeye ke Polandia masih berlanjut, namun belum ada kesepakatan pembelian yang tercapai.

Disebutkan, diskusi mencakup kemungkinan adopsi, pelatihan, dan kerja sama industri, tetapi Northrop Grumman tidak menjelaskan perjanjian yang telah ditandatangani. Polandia sendiri belum berkomitmen untuk membeli pesawat tersebut.

Ini menandai empat tahun berturut-turut upaya Northrop Grumman menggunakan pameran pertahanan setahun sekali MSPO di Kielce, Polandia, sejak 2024, guna mempromosikan penawaran E-2D-nya tanpa mendapatkan kontrak pasti.

Bersaing dengan Saab GlobalEye

Dalam pengadaan pesawat AEW&C tersebut, Northrop Grumman bersaing langsung dengan Saab dari Swedia, yang telah memamerkan platform GlobalEye miliknya.

Saab sendiri merasa di atas angin, karena Angkatan Udara Polandia sudah terbiasa mengoperasikan versi lama Saab 340 Erieye.

Diketahui, Polandia membeli dua pesawat Saab 340 Erieye bekas seharga sekitar 52 juta euro (sekitar 60,3 juta USD) dengan alasan pembelian tersebut sebagai kebutuhan operasional yang mendesak, setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.

Pesawat-pesawat tersebut awalnya merupakan milik Angkatan Udara Uni Emirat Arab yang dipensiunkan pada tahun 2020 sebelum Polandia menerimanya pada 2024, dan diperkirakan hanya akan beroperasi beberapa tahun lagi sebelum perlu diganti.

Peningkatan Signifikan

Jika pembelian E-2D terealisasi, maka akan menjadi peningkatan yang signifikan dari armada AEW&C Polandia.

Pesawat tersebut dilengkapi radar AN/APY-9, yang dapat melacak lebih dari 3.000 target udara dan permukaan 360 derajat serta mendeteksi ancaman terbang rendah seperti rudal jelajah dan drone dari jarak ratusan kilometer.

Advanced Hawkeye juga akan langsung terintegrasi ke dalam jaringan pertahanan udara Polandia yang sudah ada. Sistem E-2D dirancang untuk interoperabilitas dengan IBCS, perangkat lunak komando dan kontrol yang sama yang sudah dipasok Northrop Grumman untuk program pertahanan udara Wisła Polandia.

Kehadiran E-2D dapat menjadi kepanjangan mata dan telinga bagi jet tempur F-16 Fighting Falcon dan F-35A Lightning ll Angkatan Udara Polandia yang dibeli dari Lockheed Martin, Amerika Serikat. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *