Persiapan Sailing Pass KRI Gajah Mada di HUT Ke-81 TNI, Koarmada II Matangkan TFG
Wikipedia, TNI ALAIRSPACE REVIEW – Komando Armada (Koarmada) II mengintensifkan latihan guna memantapkan pergerakan unsur armada dalam ajang Sailing Pass Naval Parade HUT Ke-81 TNI yang akan dilaksanakan pada 5 Oktober mendatang.
Panglima Koarmada II Laksda TNI I G. P. Alit Jaya memimpin langsung Tactical Floor Game (TFG) di Gedung Panti Tjahaya Armada, Surabaya pada Rabu (2/9).
Kegiatan ini menjadi tahap krusial untuk mematangkan manuver kapal-kapal perang TNI AL, pesawat udara, dan Pasukan Khusus Laut.
Kehadiran kapal induk pertama Republik Indonesia, KRI Gajah Mada, yang saat ini masih dalam pelayaran dari Italia menuju Indonesia, bakal menjadi salah satu daya tarik utama yang memperkuat barisan Sailing Pass tersebut.
Integrasi Seluruh Elemen
Pangkoarmada II menegaskan seluruh unsur wajib menguasai skenario pergerakan secara detail sebelum tampil di hadapan publik.
Integrasi seluruh elemen menjadi fokus utama agar demo laut dan udara berjalan presisi serta membentuk orkestrasi yang solid.
Laksda Alit Jaya menginstruksikan seluruh personel memeriksa kesiapan alutsista demi menjaga keandalan operasional dan faktor keselamatan.
Selain kesiapan fisik alutsista, kendali komunikasi antarsektor menjadi prioritas utama penekanan pimpinan Koarmada II.
Jaring komunikasi Pengendali Utama dengan seluruh armada dipastikan harus tetap stabil tanpa kendala teknis atau penumpukan lalu lintas sinyal.
Latihan TFG digelar agar seluruh prajurit siap menampilkan aksi armada laut yang tangguh dan profesional pada puncak peringatan HUT TNI.
Sejauh ini belum disebutkan Sailing Pass Naval Parade HUT Ke-81 TNI akan digelar di mana.
Kalau pun, misalnya, HUT TNI dilaksanakan di Monas, Jakarta Pusat, kemungkinan besar sailing pass itu akan disiarkan secara langsung melalui layar elektronik besar.
Bakal Diresmikan oleh Prabowo
Kapal bekas Angkatan Laut Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, yang kemudian dialihkan kepemilikannya kepada Indonesia, telah bertolak dari Italia sejak 24 Agustus 2026.
Kapal induk dengan jumlah awak lebih dari 500 orang ini dijadwalkan tiba di Indonesia pada 15 hingga 20 September.
Kapal ini kemudian akan diresmikan pada 25 September 2026 oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan mendapat nama baru sebagai KRI Gajah Mada.
Dirancang sebagai pusat komando bergerak, KRI Gajah Mada bakal mengemban fungsi vital dalam mendukung operasi gabungan tiga matra TNI (Darat, Laut, dan Udara) termasuk menjadi pangkalan terapung bagi berbagai jenis helikopter militer. (PN)
