Polandia Telah Menerima 8 F-35A dari AS: Rencana Tambah Armada Hingga 64 Unit
Polish MoDAIRSPACE REVIEW – Polandia kembali memperkuat kapasitas pertahanan udaranya dengan menerima lima unit jet tempur siluman F-35A Lightning II (di Polandia namanya menjadi Husarz) tambahan dari Amerika Serikat.
Pesawat dengan nomor ekor 3512 hingga 3516 tersebut mendarat di Pangkalan Udara Lask setelah menempuh penerbangan jarak jauh dengan transit di Azores.
Kedatangan lima unit baru ini melengkapi tiga jet pertama yang telah mendarat pada Mei 2026. Penyerahan lima pesawat memastikan Polandia kini resmi mengoperasikan delapan unit F-35A di negaranya.
Kontrak Pengadaan 32 Unit Pada 2020
Tambahan lima F-35A merupakan bagian dari kesepakatan bernilai 4,6 miliar USD (sekitar Rp81,5 triliun) yang ditandatangani pada Januari 2020 untuk pengadaan 32 unit F-35A.
Seluruh armada pesanan awal tersebut diproyeksikan berbasis penuh di Polandia pada tahun 2030.
Proses manufakturnya dibagi dua, yakni 16 unit diproduksi di Fort Worth, Texas, dan 16 unit sisanya dirakit di fasilitas Cameri, Italia.
Sejumlah pesawat masih disiagakan di Pangkalan Angkatan Udara Ebbing, Arkansas, untuk mendukung pelatihan intensif pilot dan teknisi Polandia.
Beralih dari Pesawat Era Soviet
Kehadiran F-35A menandai pergeseran generasi dalam sistem penerbangan militer Polandia yang secara bertahap meninggalkan alutsista peninggalan era Soviet.
Pesawat generasi kelima ini dilengkapi dengan teknologi sensor canggih, peperangan elektronik, serta fusi data yang terintegrasi dengan armada F-16, FA-50, hingga sistem pertahanan udara Patriot.
Kekuatan tempurnya didukung persenjataan modern seperti rudal udara-ke-udara AIM-120D-3 dan AIM-9X, rudal serang jarak jauh JASSM-ER, serta rudal AARGM-ER untuk melumpuhkan pertahanan udara musuh.
Opsi Penambahan 32 Unit Lagi
Guna memperkuat benteng pertahanan, Warsawa kini mengevaluasi opsi pembelian 32 unit F-35A tambahan.
Jika rencana ekspansi ini disetujui, Polandia akan mengoperasikan total 64 unit F-35A dan mengukuhkan posisinya sebagai salah satu operator jet siluman terbesar di Eropa.
Langkah ekspansif ini dipicu oleh dinamika keamanan regional yang kian memanas di perbatasan timur NATO.
Info Lainnya: Polandia meresmikan beroperasinya tiga jet tempur F-35A Husarz pertama
Penempatan armada jet siluman dalam jumlah besar bertujuan membangun daya gentar maksimal terhadap potensi ancaman militer di kawasan tersebut.
Selain meningkatkan kesiapsiagaan tempur, pengadaan berskala besar ini mendorong integrasi mendalam antara industri pertahanan domestik Polandia dengan rantai pasok global Lockheed Martin.
Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian infrastruktur perawatan dan pemeliharaan alutsista udara Polandia di masa mendatang. (RNS)
