Sekali Tembak Enam Munisi, SPH Archer 8×8 Swedia Resmi Mengabdi
Mathias ErikssonAIRSPACE REVIEW – Resimen Artileri Bergslagen A 9 Angkatan Darat Swedia telah menerima empat unit sistem artileri medan swagerak (SPH) Archer 8×8 pertamanya dari Administrasi Material Pertahanan (FMV).
Seremoni serah terima berlangsung pada 25 Agustus 2026, di lapangan tembak Villingsberg.
Sebelumny pada 2023, FMV telah memberikan kontrak senilai 500 juta USD kepada BAE Systems Bofors untuk aluisisi 48 sistem Archer 8×8.
Versi baru Archer 8×8 ini menggunakan platform Rheinmetall MAN Military Vehicles (RMMV) HX2 berpenggerak 8×8 buatan Jerman, menggantikan sasis Volvo A30D 6×6 model lama buatan Swedia.
Reaksi Cepat
Sistem Archer 8×8 ini dapat bereaksi dengan cepat, siap menembak dalam waktu kurang dari 30 detik.
Setelah menembakkan enam munisi, kendaraan kemudian meninggalkan posisi tersebut, dan bergerak sejauh 500 m dalam waktu kurang dari dua menit.
Untuk mengoperasikan sistem ini dibutuhkan dua atau tiga kru, yang duduk dalam kabin lapis baja, tahan terhadap terjangan peluru kaliber 7.62×51 mm dan pecahan munisi artileri.
Berkemampuan MRSI
Senjata utama pada Archer 8×8 serupa dengan Archer 6×6, yakni berupa howitzer 155 mm, yang dilengkapi magazin otomatis berisi 21 peluru.
Kecepatan tembaknya (Rate of Fire) tiga tembakan dalam 15–20 detik dalam mode burst, delapan hingga sembilan tembakan per menit secara berkelanjutan.
Baca di Sini: BAE Systems meluncurkan sistem Archer 155 mm SPH pertama pesanan Swedia dengan platform truk RMMV HX2
Sistem Archer 8×8 betkemampuan MRSI (Multiple Round Simultaneous Impact), dapat menembakkan empat hingga enam munisi dengan lintasan berbeda dan mencapai target pada detik yang sama.
Jangkauan tembak menggunakan amunisi standar HE hingga 30–40 km, dan menggunakan munisi berpemandu presisi M982 Excalibur mencapai jarak 50 hingga 60 km. (RBS)
