Kapal Induk Garibaldi Resmi Bertolak dari Italia: Bakal Berganti Nama Jadi KRI Gajah Mada

Kapal induk Giuseppe Garibaldi untuk TNI ALItalian Navy
Kapal induk Giuseppe Garibaldi segera dioperasikan TNI AL.

AIRSPACE REVIEW – Babak baru sejarah maritim Indonesia resmi dimulai. Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi, yang diadopsi oleh Indonesia, telah bertolak dari Italia menuju Indonesia pada Senin (24/8/2026) malam.

Kepastian pelayaran bersejarah ini dinyatakan langsung oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, di Jakarta.

“Benar, sesuai rencana kapal Garibaldi akan bertolak dari Italia (Senin) malam ini,” kata Rico kepada media.

Dalam perjalanannya menuju Tanah Air, kapal perang legendaris bekas Angkatan Laut Italia ini dijadwalkan melintasi Terusan Suez serta melakukan titik singgah di Jeddah, Arab Saudi, dan Colombo, Sri Lanka, sebelum akhirnya melanjutkan pelayaran menuju Indonesia.

“Untuk detail rute pelayaran selanjutnya akan menyesuaikan dengan rencana operasi dan navigasi kapal,” lanjut Rico.

Pelatihan 100 Personel Dilakukan di Italia

Sebelum momen pelepasan ini, sebanyak 100 prajurit terbaik TNI Angkatan Laut telah diterbangkan lebih dulu ke Italia untuk menjalani serangkaian latihan intensif demi menguasai seluruh sistem operasional kapal.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Marsekal Pertama Tunggul menyatakan bahwa para prajurit disiapkan secara matang sebelum membawa kapal tersebut menyeberangi samudera.

“Saat ini perkembangannya, kru dari Garibaldi sudah berada di Italia untuk melaksanakan serangkaian pelatihan sebelum pelaksanaan penyeberangan,” ujar Tunggul bulan lalu dikutip Kompas.

Pelayaran menuju Nusantara ini menerapkan skema joint crew, yakni kolaborasi pengawak gabungan antara personel TNI AL dan Angkatan Laut Italia di atas geladak.

“Kemudian setelah tiba di Indonesia akan dilaksanakan serah terima sampai dengan 100 persen pengawakan dari prajurit TNI Angkatan Laut,” jelas Tunggul.

Langkah penguatan alutsista laut ini juga sebelumnya telah mengantongi restu bulat dari DPR RI dalam rapat paripurna pada 21 Juli 2026 terkait penerimaan hibah ITS Giuseppe Garibaldi dari Pemerintah Italia.

Persetujuan resmi tersebut diambil setelah DPR mendengarkan laporan Komisi I DPR RI, yang kemudian diketuk langsung oleh Ketua DPR RI Puan Maharani saat memimpin sidang.

Berubah Nama Menjadi KRI Gajah Mada

Sementara itu, menjelang kedatangannya di Tanah Air, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan bahwa ITS Giuseppe Garibaldi akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada begitu memasuki wilayah Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Kasal saat mengunjungi Kraton Majapahit, Jakarta Timur, pada Senin dikutip Detik.

“Dan kami mohon doanya, malam ini mungkin jam 22.00, KRI Gajah Mada akan meninggalkan Italia menuju Indonesia,” kata Ali.

Selama pelayaran lintas benua menuju Nusantara, kapal perang tersebut masih mengibarkan bendera negara asalnya sebelum secara resmi dinasionalisasi.

“Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia. Tapi sesampainya di Indonesia akan berganti bendera menjadi KRI Gajah Mada,” jelas Kasal.

Akan Diresmikan Presiden pada Akhir September

Kasal memperkirakan kapal induk tersebut akan menempuh perjalanan selama beberapa pekan dengan pengawalan dari armada tempur Italia.

“Mudah-mudahan tanggal 15 atau tanggal 20 September nanti sudah tiba di Indonesia,” tandas Kasal.

Prosesi peresmian dan pengukuhan nama baru kapal induk ini rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada akhir September 2026.

Info Lainnya: India Cermati Akuisisi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi oleh Indonesia

Pemilihan nama Mahapatih Majapahit, lanjut Kasal, mengandung nilai historis dan pesan strategis yang kuat bagi kedaulatan laut Indonesia.

KRI Gajah Mada diharapkan membawa semangat yang luar biasa untuk menyatukan Nusantara.

Selain itu, operasional KRI Gajah Mada kelak dirancang untuk mendukung sinergi antarmatra, di mana platform kapal dapat didarati oleh helikopter dari Angkatan Laut, Angkatan Darat, maupun Angkatan Udara. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *