Ukraina Berhasil Mengubah Drone Sipil China Menjadi Drone Kamikaze Berjangkauan 2.000 Km
OboronkaAIRSPACE REVIEW – Pada awal Agustus 2026, pasukan Ukraina menyerang kapal kargo Nadezhda di dekat Novorossiysk dengan sebuah drone yang menyerupai Shahed milik Iran, yang awalnya diduga drone serang jarak jauh Lyutyi atau FP-1.
Namun belakangan diketahui drone kamikaze tersebut adalah MICH 2000, yang dikembangkan berdasarkan drone sipil buatan China.
Para insinyur Ukraina berhasil mengubahnya menjadi senjata serang jarak jauh yang digunakan secara eksklusif oleh pusat operasi khusus Alfa dari Dinas Keamanan Ukraina (SBU).
Sempat Ditolak China
Diceritakan, pada Desember tahun 2023, sebuah tim pengembang drone Ukraina melakukan perjalanan ke China untuk membeli rangka drone jadi langsung dari produsennya.
Di sana mereka menemukan sebuah pabrik yang memproduksi puluhan drone ZTK-150 yang sangat mirip desainnya dengan Shahed-136 Iran, tapi menggunakan sayap canard.
Saat itulah muncul gagasan untuk dapat membangun drone tersebut di Ukraina daripada membeli dan mengirimkannya dalam bentuk jadi.
Meskipun gagasan tersebut sempat ditolak, akhirnya ditawarkan solusi alternatif dengan merakit drone di lokasi di luar pembatasan ekspor China, ditambah melatih pilot Ukraina untuk mengoperasikan drone tersebut.
Debut Tempur Pada 2024
Pengujian prototipe MICH 2000 dimulai pada musim panas 2024. Peluncuran pertama tersebut berhasil menempuh jarak sekitar 1 km sebelum jatuh karena kesalahan keseimbangan berat.
Yang kedua terbang selama kurang lebih satu jam sebelum getaran mematahkan baling-balingnya. Dan uji ketiga gagal setelah drone kehilangan sinyal di bawah ancaman peperangan elektronik (EW).
Setelah disempurnakan, penerbangan tempur pertama dilakukan pada Oktober 2024. Dari tiga drone MICH 2000 yang diluncurkan, satu ditembak jatuh dan dua meleset dari target sekitar 10 m.
Namun demikian Alfa SBU menilai hasil tersebut cukup memadai dan menyetujui drone tersebut untuk diproduksi.
Info Lainnya: China menguji coba drone kamikaze baru LOONG M9, mirip dengan Shahed-136 Iran
MICH 2000 berhasil dikembangkan sebanyak delapan versi untuk misi serangan jauh dan serangan menengah, dengan jangkauan hingga 2.000 km dan hulu ledak antara 25 kg dan 60 kg.
Operator drone dapat memilih komunikasi analog, digital, atau Starlink, ditambah berbagai hulu ledak dan opsi panduan.
Varian paling mumpuni yang disebut MICH+ tanpa canard, dapat membawa hulu ledak 70 kg dengan sistem pemandu terminal, namun dengan jangkauan hanya 600 km. (RBS)
