Rem Gagal dan Ban Pecah Saat Mendarat, MiG-29 Polandia Mengalami Insiden di Malbork

Jet tempur MiG-29 PolandiaAndrzej Rogucki
Jet tempur MiG-29 Polandia.

AIRSPACE REVIEW – Sebuah jet tempur MiG-29 milik Angkatan Udara Polandia mengalami kegagalan fungsi rem saat melakukan pendaratan di Malbork, Polandia utara, pada Selasa malam, 12 Agustus 2026.

Akibat masalah teknis tersebut, dua ban jet tempur dilaporkan mengalami kerusakan. Kendati demikian, pilot berhasil mengendalikan pesawat hingga mendarat dengan selamat, dan dipastikan tidak ada korban luka dalam peristiwa ini.

Komando Operasional Angkatan Bersenjata Polandia telah membenarkan terjadinya situasi berbahaya tersebut.

Latihan Dua Pesawat

Insiden ini terjadi ketika sepasang jet tempur sedang dalam perjalanan kembali ke pangkalan udara usai menjalani penerbangan latihan.

Sesuai dengan prosedur keselamatan, pesawat MiG-29 kedua dialihkan dan berhasil mendarat di bandara alternatif.

Komisi Negara untuk Penyelidikan Kecelakaan Pesawat Udara telah diterjunkan untuk mengusut penyebab pasti kegagalan fungsi rem pada jet tempur tersebut.

Di sisi lain, peristiwa ini terjadi di tengah rencana Polandia untuk memensiunkan dan menyerahkan armada MiG-29 miliknya.

Duta Besar Ukraina untuk Polandia, Vasyl Bodnar, menyatakan Warsawa berencana menyerahkan empat unit MiG-29 ke Ukraina setelah resmi dinonaktifkan.

Namun, hasil inspeksi tim ahli Ukraina menyimpulkan bahwa jet tempur tersebut membutuhkan modernisasi skala besar yang menelan biaya tinggi.

Bulgaria Juga Berminat

Bodnar juga mengungkapkan bahwa permintaan terhadap pesawat tersebut tidak hanya datang dari Ukraina, melainkan juga negara lain yang diduga kuat adalah Bulgaria.

Rencana pengalihan armada MiG-29 ke Kyiv sebenarnya sudah disepakati sejak akhir tahun lalu. Sebagai imbalannya, Polandia akan mendapatkan akses ke teknologi sistem nirawak (drone) Ukraina yang sedang berkembang pesat dan telah teruji di medan tempur.

Baca di Sini: Polandia tangguhkan pengiriman MiG-29 ke Ukraina: Kesepakatan alih teknologi drone buntu

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sempat menegaskan pentingnya pesawat ini karena para pilot Ukraina sudah sangat berpengalaman mengoperasikannya.

Meski demikian, pihak Polandia melaporkan pada Juni lalu bahwa proses transfer pesawat masih tertahan akibat masalah alih teknologi yang belum terselesaikan.

Sejak 1989

Angkatan Udara Polandia sendiri telah mengoperasikan jet tempur MiG-29 sejak tahun 1989. Secara historis, Polandia pernah mengumpulkan hingga 44 unit MiG-29 yang diperoleh bertahap dari Uni Soviet, Ceko, dan Jerman.

Saat ini, Polandia diperkirakan hanya menyisakan sekitar 11 hingga 14 unit MiG-29 yang masih aktif menyusul pengiriman gelombang pertama sebanyak 14 unit ke Ukraina pada 2023.

Armada jet tempur era Soviet ini mulai dipensiunkan secara bertahap seiring masuknya pesawat tempur baru F-35A dan FA-50.

Pemerintah Polandia kini tengah mematangkan rencana pengalihan sisa armada MiG-29 yang akan dinonaktifkan tersebut kepada Ukraina.

Pengiriman jet tempur ini disiapkan melalui skema pertukaran alih teknologi drone tempur serta dukungan pembiayaan modernisasi sebelum siap dioperasikan di garis depan. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *