Waduh, Kamera Tetap Aktif Kirim Sinyal ke China saat Mati: Akses Internet USV Inggris Diputus
KrakenAIRSPACE REVIEW – Kementerian Pertahanan Inggris (UK MoD) bergerak cepat memutus akses internet pada kamera di armada kapal permukaan tanpa awak (uncrewed surface vessel/USV) tipe K3 Scout milik Angkatan Laut Inggris (Royal Navy).
Langkah tegas ini diambil setelah tim investigator menemukan anomali serius di mana kamera buatan pihak ketiga yang terpasang pada kapal tersebut terus-menerus mengirimkan sinyal otomatis ke sebuah alamat IP yang berlokasi di China.
Yang membuat temuan ini menjadi perhatian serius adalah laporan bahwa beberapa kamera tetap aktif dan mengirimkan sinyal heartbeat (sinyal rutin pemantau status operasional) meskipun unit kapal K3 Scout dalam kondisi dimatikan (powered down).
Anomali Komponen Buatan China
Anomali ini mengungkap masalah pada manajemen daya submerek serta kemampuan komponen komersial buatan China untuk beroperasi secara independen di luar kendali platform utama militer.
Insiden tersebut memicu alarm keamanan pada rantai pasokan armada senilai £12,3 juta (sekitar Rp250 miliar).
Info Lain: PT PAL Unjuk Keunggulan USV Kamikaze Berhulu Ledak 150 Kg pada Latgab TNI 2026
K3 Scout sendiri merupakan platform vital dalam Project Beehive, yakni program pengadaan 20 kapal otonom buatan Kraken untuk mendukung operasi Royal Navy dan Royal Marines, hingga unit pasukan khusus Special Boat Service (SBS) di pangkalan Poole.
Sebelum celah ini terdeteksi, kapal sepanjang 8,4 meter berkecepatan 55 knot tersebut tengah disiapkan untuk mendukung potensi misi Inggris di Selat Hormuz.
Tidak Ada Data Sensitif Terkirim
Meskipun demikian, investigasi Kementerian Pertahanan Inggris memastikan tidak ada data sensitif atau sistem rahasia yang sempat tereksfiltrasi.
Pemerintah Inggris memilih langkah isolasi teknis dengan memotong koneksi internet kamera alih-alih menarik seluruh armada.
Pihak manufaktur, Kraken, menjelaskan bahwa kamera tersebut dipasok oleh vendor pihak ketiga yang sebelumnya diklaim telah memenuhi standar keamanan National Defense Authorization Act (NDAA) Amerika Serikat.
Info Lain: Sukses di medan perang, USV Magura Ukraina akan diproduksi di AS
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi Inggris dan negara-negara anggota NATO mengenai risiko penggunaan komponen komersial global dalam alutsista canggih.
Kejadian pada K3 Scout USV Inggris membuktikan bahwa kedaulatan teknologi militer tidak hanya bergantung pada lokasi kapal dirakit, tetapi juga pada kontrol penuh atas asal-usul komponen mikro, perilaku firmware, dan lalu lintas data yang tersembunyi di dalamnya. (RNS)
