Kanada Kembali Produksi Pesawat Amfibi Canadair 515 Setelah 10 Tahun Vakum

De Havilland Canadair 515De Havilland Canada
Pesawat pemadam kebakaran Canadair 515.

AIRSPACE REVIEW – De Havilland Aircraft dari Kanada secara resmi mengumumkan pembukaan kembali lini produksi pesawat amfibi pemadam kebakaran Canadair 515 (DHC-515). Pesawat ini merupakan versi modernisasi dari model terdahulu, CL-415, yang membawa pembaruan pada desain, sistem avionik modern, serta peningkatkan performa secara keseluruhan.

Langkah tersebut diambil setelah produksi massal model terdahulu sempat vakum sejak tahun 2015 akibat minimnya pesanan baru.

Keputusan untuk menghidupkan kembali manufaktur pesawat pemadam ini bertepatan dengan maraknya kebakaran hutan berskala besar yang melanda sejumlah negara Eropa musim panas ini.

Situasi krisis tersebut bahkan mendorong bantuan internasional, termasuk dari Ukraina yang aktif menerjunkan tim penyelamat serta peralatan khusus ke Prancis untuk membantu pemadaman. Momentum ini sekaligus menepis propaganda udara pemadam kebakaran yang sempat dihembuskan Rusia di Eropa.

Keunggulan DHC-515

Salah satu keunggulan utama dari DHC-515 adalah kemampuannya mengambil air secara langsung dari permukaan danau atau laut tanpa perlu mendarat di pangkalan.

Dengan bobot kosong sebesar 12.995 kg dan kapasitas bahan bakar maksimal 4.626 kg, berat pesawat dapat melonjak hingga 21.364 kg setelah melakukan pengisian air.

Untuk kebutuhan lepas landas, DHC-515 membutuhkan jarak 783 m di darat dan 814 m di permukaan air, sedangkan jarak pendaratannya mencapai 674 m di darat serta 665 m di air dengan bobot lepas landas air maksimum 17.170 kg.

Baca Juga: Portugal datangkan Super Scooper dari AS, tipe pesawat ini pernah dipesan Indonesia

Dari segi kapasitas pemadaman, tangki utama pesawat ini mampu menampung hingga 6.137 liter air, yang ditunjang oleh tangki terpisah berkapasitas 680 liter untuk konsentrat busa pemadam kebakaran.

Dalam hal performa udara, pesawat amfibi ini mampu melaju hingga kecepatan maksimum 346 km/jam, kecepatan jelajah normal 333 km/jam, serta kecepatan ekonomis 259 km/jam untuk penerbangan jarak jauh, dengan kecepatan stall pendaratan berada di angka 126 km/jam.

Memiliki daya jelajah maksimal hingga 2.333 km dengan tangki bahan bakar penuh, DHC-515 sangat fleksibel untuk disiagakan lintas wilayah tanpa perlu sering melakukan pengisian bahan bakar.

22 Pesawat Telah Dipesan

Saat ini, perakitan unit produksi pertama DHC-515 sudah mulai berjalan di fasilitas manufaktur De Havilland Canada di Victoria, Kanada.

Proyek ini didorong oleh pesanan dari negara-negara Eropa sebanyak 22 unit armada beserta tambahan kontrak dari Pemerintah Kanada, di mana pengiriman perdana pesawat direncanakan mulai berlangsung pada tahun 2028.

Munculnya pemesanan pesawat amfibi pemadam kebakaran, menandai era bangkitnya peran pesawat ini di tengah tantangan kondisi alam yang ekstrem. (PN)

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. babygaming yt berkata:

    Lha dulu pesanan Indonesia kemana beritanya????

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *