Tanggulangi 737 MAX yang masih grounded, Southwest cari 737NG bekas

AIRSPACE REVIEW (airspace-review.com) – Maskapai biaya rendah terbesar di dunia, Soutwest Airlines (IATA: WN, ICAO: SWA) tengah mencari pesawat Boeing 737NG bekas pakai (seken) untuk menanggulangi tiadanya armada 737 MAX yang masih di-grounded akibat terkena larangan terbang dari Administratur Penerbangan Federal (FAA) sejak Maret 2019.

WN juga memilih untuk menunda jadwal pensiun pesawat B737-700 dari rencana semupa pada 2019.

“Dengan penundaan jadwal pensiun 737-700, kami memiliki waktu lebih banyak dan lebih fleksibel. Selain itu, kami memantau pasar pesawat 737NG bekas untuk dapat kami gunakan,” ujar Kepala Eksekutif Southwest Gary Kelly seperti dikutip CH-Aviation, Rabu.

Untuk diketahui, Boeing 737 yang masuk jenis Next Generation (NG) adalah seri B737-600, -700, -800, dan -900 berikut variannya.

Kepala Bagian Keuangan Southewst Tammy Romo membenarkan bahwa Southwest akan menunda jadwal pensiun tujuh armada 737-700 dari 18 unit yang rencananya akan hapus tahun lalu.

Untuk melaksankaan hal itu, perusahaan harus mengeluarkan tambahan biaya perawatan sebesar 10 juta dolar AS.

Tujuh pesawat 737-700 masih akan digunakan Southwest hingga dua tahun ke depan.

Southwest saat ini memiliki 34 Boeing 737 MAX di jajaran armadanya. Keseluruhan pesawat ini masih disimpan di Vitorville, California.

Maskapai yang berkantor pusat di Dallas, Texas ini juga masih membukukan pesanan 276 Boeing 737 MAX terhadap Boeing.

Southwest 737 MAX 8
Joe Raedle Boeing 737 MAX 8 Southwest.

Meski demikian Southwest tidak berharap dapat menerima kiriman pesawat MAX pesanannya dalam waktu dekat, kecuali 27 unit yang telah dibuat oleh Boeing.

Untuk mempercepat dimulainya kembali operasi Boeing 737 MAX 8, Southwest Airlines telah berinvestasi membeli simulator pesawat ini.

Southwest sudah memiliki tiga simulator 737 MAX dan baru-baru ini membeli enam simulator lagi. Tiga di antaranya akan dikirim sebelum musim panas 2020, sedangkan tiga lainnya akan tiba di paruh kedua tahun ini.

Sementara itu diberitakan, FAA telah menunda kembali sertifikasi ulang untuk Boeing 737 MAX 8 hingga pertengahan tahun ini.

Roni Sontani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *