EDGE Group Menguji JERNAS-M, Drone Modular dari Basis Pesawat Berawak
EDGE GroupAIRSAPACE REVIEW – EDGE Group, raksasa pertahanan berbasis di Uni Emirat Arab (UEA) memamerkan sebuah drone yang dirancang untuk kebutuhan intelijen, pengawasan, pengintaian (ISR) dan serang. Menariknya, drone yang diberi kode JERNAS-M tersebut dibangun menggunakan pesawat rakitan/kit berawak yang digunakan sebagai pesawat hobi.
Dirancang untuk kewaspadaan terus-menerus. JERNAS-M menyediakan pengawasan dan pelacakan target yang andal dengan solusi efisien dan hemat biaya.
Berbasis Kit Velocity
Berdasarkan asal usulnya, JERNAS-M dibangun di atas rangka Velocity XL-RG, sebuah pesawat kit komposit yang diproduksi sejak 1980-an oleh produsen kecil berbasis di Sebastian, Florida.
Konfigurasi pesawat ini mengadopsi canard, sayap utama di belakang dengan sirip tegak di ujungnya menyerupai winglet, serta bermesin model pusher.
Sebagai drone, JERNAS-M termasuk dalam kategori MALE (Medium-Altitude, Long-Endurance), kemampuan yang biasanya dimiliki oleh drone dirancang khusus dan lebih mahal.
Terbang 20 Jam
Untuk kinerjanya, JERNAS-M mampu mengudara hingga 20 jam saat melakukan misi pengawasan murni, atau 12 jam saat membawa muatan maksimum 280 kg.
Dengan berat lepas landas maksimum (MTOW) 1.200 kg ini dibekali mesin 4-tak, 4-silinder EP918Ti-185H dengan daya mencapai 185 hp.
Jangkauan operasional garis pandang pesawat mencapai 200 km dan terbang hingga ketinggian 9.100 m.
Baca Juga: EDGE Group UEA sukses lakukan uji penerbangan perdana UCAV JENIAH buatan lokal
Memiliki konfigurasi modular, memungkinkan drone mengemas berbagai sensor elektro optik, radar, sistem perang elektronik, hingga membawa persenjataan pintar.
Salah satu konfigurasi serangan darat standarnya, JERNAS-M dapat membawa amunisi presisi RASH-3 yang juga dikembangkan oleh EDGE Group. (RBS)
