Satu abad mengudara, A350-1000 Lufthansa tampil memukau dengan corak biru historis
LufthansaAIRSPACE REVIEW – Maskapai penerbangan nasional Jerman, Lufthansa, resmi memamerkan wujud dari pesawat Airbus A350-1000 pertamanya. Menariknya, sebelum resmi mengudara untuk melayani penumpang, jet berbadan lebar (widebody) ini langsung mencuri perhatian dunia karena dibalut dengan cat (livery) khusus dalam rangka memperingati hari jadi maskapai yang ke-100 tahun pada tahun 2026 ini.
Pesawat dengan nomor registrasi D-AIFA dan diberi nama “Deutschland” tersebut baru saja menyelesaikan proses pengecatan di fasilitas Airbus yang berada di Toulouse, Prancis. Saat ini, pesawat sedang memasuki tahap akhir persiapan, uji coba terbang, serta prosedur penerimaan sebelum resmi diserahterimakan kepada pihak Lufthansa.
Tampilan Baru yang Sarat Sejarah
Desain edisi perayaan ini benar-benar mengubah tampilan tradisional pesawat A350 yang biasanya didominasi warna putih. Kali ini, seluruh badan pesawat (fuselage) diselimuti warna biru tua yang elegan.
Di atasnya, terbentang gambar burung bangau (grou) putih raksasa —yang merupakan logo ikonik Lufthansa— dalam skala yang diperbesar. Tidak ketinggalan, tulisan angka tahun “1926 | 2026” dan angka “100” turut disematkan untuk mempertegas identitas visual satu abad maskapai tersebut.
Sebagai informasi, perayaan ini merujuk pada sejarah berdirinya Lufthansa pertama kali pada 6 Januari 1926, dengan penerbangan resmi perdana yang mengudara pada 6 April di tahun yang sama. Skema warna khusus ini menghabiskan total 432 liter cat biru dan 246 liter cat putih.
Anggota Terbesar A350, Pesawat ke-700
Kehadiran pesawat D-AIFA ini tidak hanya menandai debut varian terbesar dari keluarga Airbus A350 di jajaran armada Lufthansa, tetapi juga menorehkan sejarah penting dalam kemitraan antara Lufthansa Group dan pabrikan pesawat asal Eropa tersebut.
Pesawat komersial ini menjadi pesawat ke-700 yang diproduzi oleh Airbus untuk Lufthansa Group.
Pesawat ini dijadwalkan tiba di pangkalannya di Munich pada musim gugur tahun ini. D-AIFA akan menjadi pesawat ketujuh dalam armada Lufthansa yang menggunakan livery biru 100 tahun ini, menyusul beberapa jenis pesawat lain seperti A350-900, A380, Boeing 787-9 Dreamliner, dan Boeing 747-8.
Baca di Sini: Ciamik, pesawat A380 dengan corak “Bangau XXL” menjadi duta udara sejati untuk HUT ke-100 Lufthansa
Selain itu, dua unit A320neo yang telah lebih dulu bertugas sebagai “duta terbang” perayaan centennial ini.
Kemewahan Kabin Allegris Terbaru
Airbus A350-1000 pertama Lufthansa ini dikonfigurasi menampung sekitar 300 penumpang dan akan dilengkapi dengan konsep kabin termutakhir milik maskapai, yaitu Allegris.
Konsep kabin premium ini menawarkan empat kelas layanan terbang, termasuk fasilitas kelas utama (First Class Suite) yang serba baru, peningkatan kenyamanan pada Kelas Bisnis (Business Class), serta kelas Premium Economy dan Economy.
Lufthansa sendiri telah memesan total 15 unit Airbus A350-1000 dengan jadwal pengiriman hingga tahun 2030.
Baca Juga: Terobosan baru Boeing, Lufthansa, dan Rolls-Royce: Hadirkan mesin superirit dan senyap
Langkah ini merupakan bagian dari strategi besar Lufthansa Group untuk memodernisasi armada jarak jauh mereka, sekaligus menggantikan pesawat-pesawat bermesin empat (quadjet) generasi lama dengan pesawat baru yang jauh lebih hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. (RNS)
