Debutan di Farnborough Airshow 2026, Aselsan akan pamerkan sensor hingga amunisi pintar

Munisi pintar dan drone dari AselsanAnadolu Agency
Munisi pintar dan drone dari Aselsan.

AIRSPACE REVIEW – Sebagai debutan di Farnborough International Airshow 2026 pada 20-24 Juli mendatang, raksasa pertahanan asal Turkiye, ASELSAN (Aselsan) akan memamerkan produk-produk unggulannya, mulai dari sensor (radar), sistem peperangan elektronik, drone, hingga amunisi pintar.

CEO Aselsan, Ahmet Akyol, mengatakan Turkiye kini tidak lagi hanya dikenal sebagai pembuat subsistem, melainkan telah berhasil mengintegrasikan teknologi buatan dalam negeri ke berbagai platform udara, laut, dan darat yang digunakan secara global.

Salah satu yang menjadi primadona yang akan dipamerkan adalah ASELFLIR-500, sebuah sistem pengintaian, pengawasan, dan penargetan elektro-optik (Electro-Optical Reconnaissance, Surveillance, and Targeting System) yang sudah teruji di berbagai medan tempur (combat-proven).

Sistem ini dirancang khusus untuk memberikan akurasi penargetan super tinggi bagi kendaraan udara nirawak.

Baca Juga: Kopassus menguji coba RCWS SARP 12,7 dan sistem deteksi tembakan SEDA buatan ASELSAN

Di sektor persenjataan, Aselsan akan memamerkan lini amunisi pintar terbaru yang canggih, seperti TOLUN yaitu bom berdiameter kecil dengan pemandu presisi tinggi yang dapat diluncurkan dari pesawat maupun UAV untuk menghantam target darat secara akurat dari jarak aman.

Kemudian sistem rak pneumatik SADAK. Ini adalah sistem gantungan amunisi pintar yang memungkinkan pesawat membawa banyak bom pintar sekaligus secara efisien.

Radar AESA dan Sistem Skydome

Selain berfokus pada muatan serang dan pengintaian drone, Aselsan akan memperkenalkan teknologi radar canggih berbasis Active Electronically Scanned Array (AESA) yang memberikan kesadaran situasional luar biasa di udara.

Beragam radar AESA ini mencakup antara lain MURAD 110-A AESA, yaitu radar di hidung pesawat yang sangat adaptif untuk jet tempur seperti F-16 maupun platform udara lainnya.

Kemudian ALP 300-G, sistem radar peringatan dini berbasis AESA dua poros untuk mendeteksi ancaman udara dari jarak sangat jauh.

Baca Juga: Aselsan pamerkan Goktan, sistem peluncur dengan amunisi Tolun yang sebanding dengan GLSDB Amerika Serikat

Selanjutnya adalah sistem pertahanan udara SKYDOME. Ini adalah arsitektur pertahanan udara berlapis yang dirancang untuk melindungi wilayah udara dari ancaman drone (C-UAS), rudal jelajah, hingga jet tempur musuh.

    Perusahaan mengatakan, hingga saat ini, produk-produk pertahanan canggih dari Aselsan telah diekspor dan digunakan oleh 88 negara di seluruh dunia.

    Kehadiran Aselsan di Farnborough 2026 mempertegas posisi Turkiye sebagai salah satu poros utama inovasi teknologi militer global, khususnya di sektor ekosistem pesawat nirawak dan penerbangan modern. (RNS)

    Mungkin Anda juga menyukai

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *