Militer Turkiye menerima rudal balistik TAYFUN Block-2, berjangkauan 1.500 km
Global DefenceAIRSPACE REVIEW – Militer Turkiye telah menerima sistem rudal balistik TAYFUN Block-2 buatan ROKETSAN. Hal ini dikatakan oleh Kementerian Pertahanan Turkiye dengan tidak menyebutkan jumlah yang diterima.
Untuk diketahui, TAYFUN Block-1 merupakan rudal balistik jarak pendek (SRBM) pertama yang dikembangkan di dalam negeri Turkiye.
Sedangkan TAYFUN Block-2 merupakan peningkatan dari Block-1, yang tergolong sebagai rudal balistik jarak menengah (MRBM).
Jangkauan operasional TAYFUN Block-2 diperkirakan mencapai jarak 1.500 km, meningkat tajam dari versi Block-1 yang berada di kisaran 560-1.000 km.
Rudal TAYFUN Block-1 dan 2 dapat menjangkau target di sebagian besar wilayah Mediterania timur, wilayah Laut Hitam, dan negara-negara tetangga di Asia Barat, Eropa Timur, serta Semenanjung Balkan.
Keluarga TAYFUN memiliki kecepatan hipersonik, meluncur dengan kecepatan sekitar 5 Mach (setara 6.000 km/jam).
Senjata penggentar ini memberikan Angkatan Bersenjata Turkiye kemampuan serangan jarak jauh cepat dengan tingkat akurasi yang tinggi.
Tiga Terkuat di Asia Barat
Di kawasan Asia Barat, setidaknya tiga negara telah menguasai teknologi pembuatan rudal balistik secara mandiri, yaitu Iran, Israel, dan Turkiye.
Iran memiliki inventaris rudal balistik terbesar dan paling beragam yang diproduksi secara domestik, di antaranya adalah Zolfaghar berjangkauan 700 km, Shahab-3 berjangkauan 1.300 km, dan Sejjil berjangkauan 2.000 km.
Sedangkan Israel memiliki rudal balistik Jericho, termasuk Jericho III dengan jangkauan di atas 5.000 km, yang dapat membawa hulu ledak nuklir.
Turkiye sendiri memiliki rudal balistik jarak pendek BORA/KHAN dengan jangkauan 280 km, TAYFUN 560-1.500 km, dan terbaru rudal balistik antar benua (ICBM) Yildirimhan dengan jangkauan hingga 6.000 km. (RBS)
