Lebih jauh dari Iskander-M Rusia, rudal balistik taktis TAYFUN Block 4 Turkiye berjangkuan 1.000 km
Via X AIRSPACE REVIEW – Pada gelaran SAHA 2026 yang sedang berlangsung di Istanbul, perusahaan pertahanan ROKETSAN dari Turkiye meluncurkan rudal balistik taktis TAYFUN Block 4.
Yang menarik, rudal dengan panjang 10 m dan bobot 7.200 kg ini memiliki jangkauan 800-1.000 km, lebih jauh dari misil sekelasnya Iskander-M dari Rusia yang hanya berjangkauan 500 km.
Selain jangkauan yang jauh, TAYFUN Block 4 dapat meluncur dengan kecepatan hipersonik hingga 5 Mach atau lebih dari 6.000 km/jam.
Rudal yang bergerak dengan kecepatan hipersonik akan mempersempit waktu yang tersedia bagi sistem pertahanan udara lawan untuk mendeteksi, melacak, mengklasifikasikan, hingga menyerangnya.
Keluarga TAYFUN ini mewakili program rudal balistik yang ambisius Turkiye, sebagai bagian dari upaya untuk membangun kemampuan pencegahan strategis domestik yang tidak bergantung pada pemasok asing.
Kehadiran rudal balistik kelas ini memberi operatornya kemampuan untuk menyerang target pada jarak dan lintasan yang jauh lebih sulit dicegat daripada rudal jelajah yang terbang dengan kecepatan subsonik.
Di SAHA 2026, ditampilkan satu rudal balistik jumbo ini yang ditempatkan di atas rel peluncuran pada truk berpenggerak 8×8.
Konfigurasi tersebut membuat sistem dapat dipindahkan atau digerakkan dengan cepat, sehingga sulit untuk ditemukan, dilacak, dan ditargetkan dibandingkan dengan sistem peluncuran tetap berbasis silo. .
Block 4 ini merupakan varian terbesar dan terkuat dalam keluarga tersebut, yang setidaknya menunjukkan peningkatan massa dan juga muatan hulu ledak yang dibawanya.
Sebagai perbandingan, TAYFUN Block 1 yang diluncurkan pada 2022 memiliki bobot 2 300 kg, panjang 6,5 m, diameter 61 cm, dan muatan hulu ledak 500 kg.
Sedangkan TAYFUN Block 4 memiliki bobot 7.200 kg, panjang 10 m, diameter 94 cm, dan muatan hulu ledak 700-1.000 kg.
Sistem panduan pada keluarga TAYFUN menggunakan Sistem Inspeksi Terpadu (INS) dengan bantuan GPS + GLONASS, memiliki tingkat kesalahan melingkar (CEP) kurang dari 5 m. (RBS)

