Almaz-Antey pamerkan sistem pertahanan udara Tor-M2KM versi penuh di pameran Fleet-2026

Almaz-Antey Tor M2KM ADSEDR Online
Almaz-Antey Tor M2KM ADS.

AIRSPACE REVIEW – Produsen pertahanan asal Rusia, Almaz-Antey Air Defense Concern, memamerkan sistem pertahanan udara jarak pendek Tor-M2KM di pameran pertahanan maritim internasional Fleet-2026 beberapa waktu lalu.

Unit yang ditampilkan dalam versi skala penuh (full-scale) ini dipajang secara statis dalam ajang pameran yang diselenggaran di Kronstadt, St. Petersbur.

Sebelumnya, sistem Tor-M2KM ini hanya sering diperlihatkan dalam bentuk model atau replika skala kecil di berbagai pameran militer internasional.

Sistem dengan kode 9K331MKM Tor-M2KM ini merupakan modifikasi dari sistem lama, Tor-M2E.

Keunggulan utama dari varian ini adalah fleksibilitasnya, di mana seluruh aset tempur dan teknisnya dirancang modular sehingga bisa dipasang di berbagai platform apa pun yang memiliki kapasitas muatan atau perpindahan (displacement) yang sesuai.

Komponen Tempur

Sistem Tor-M2KM terdiri dari beberapa komponen utama. Pertama adalah modul tempur otonom (ACM) seri 9A331MK-1.

Kemudian ada modul rudal pertahanan udara seri 9M334D yang memuat empat rudal permukaan ke udara (surface-to-air missile/SAM) seri 9M331D.

Selanjutnya adalah kendaraan pengangkut dan pengisi daya (transporter and loader vehicle), bengkel perawatan teknis, dan simulator untuk komandan dan operator.

Setiap modul tempur otonom membawa dua modul rudal dengan total 8 rudal siap tembak.

Varian terbaru ini dipersenjatai dengan rudal 9M331D modern yang mendongkrak jangkauan tembak maksimalnya hingga 15 kilometer (km).

Mudah Dimobilisasi

Almaz-Antey menerangkan, modul tempur seberat maksimal 15 ton ini sangat mudah dimobilisasi.

Tor-M2KM dapat diangkut menggunakan jalur kereta api, kapal laut, pesawat angkut militer, seperti An-124, An-22, dan Il-76, hingga digantung di bawah helikopter angkut berat Mi-26.

Modul ini juga sudah dilengkapi sistem navigasi rute mandiri serta sumber daya otonom lengkap dengan cadangan bahan bakarnya sendiri.

Untuk mengoperasikannya, modul tempur ini hanya membutuhkan dua kru, yaitu seorang komandan dan seorang operator.

Kemampuan Menghalau Serangan

Secara performa, sistem 9A331MK-1 ACM diklaim sepenuhnya otonom dan memiliki ketahanan tinggi terhadap gangguan sinyal (anti-jamming).

Satu baterai yang terdiri dari empat modul ACM dapat mengunci dan menghancurkan hingga 16 target udara secara bersamaan.

Target yang bisa dihalau meliputi pesawat, helikopter, rudal jelajah, rudal anti-radar, rudal berpemandu, bom pintar (guided glide bombs), hingga pesawat tanpa awak (UAV/drone).

Jangkauan deteksi radar sistem ini mencapai 32 km. kecepatan target maksimal 700 m/detik, dan waktu reaksi sistem 5 hingga 10 detik dari deteksi target hingga peluncuran rudal (posisi statis).

Peluncuran vertikal

Metode peluncuran secara vertikal dengan ketinggian target antara 10 m hingga 10.000 m. Waktu untuk pengisian ulang rudal adalah 18 menit.

Modul ini dirancang agar mudah diintegrasikan ke dalam sistem pertahanan udara yang sudah ada.

Pemasangannya bisa dilakukan di atas sasis truk segala medan dengan kapasitas minimal 20 ton, semi-trailer dek rendah, platform kereta api standar, hingga area dek kapal perang.

Saat ini, sistem pertahanan udara Tor-M2KM dilaporkan telah terpasang dan memperkuat kapal korvet terbaru Angkatan Laut Rusia proyek 2280 (kelas Karakurt). (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *