Rudal Patriot mahal dan langka, negara-negara Teluk borong drone pencegat buatan Ukraina

Skyfall P-1 SunAP

AIRSPACE REVIEW – Ukraina berjuang keras selama empat tahun untuk mengembangkan drone pencegat guna menangkal serangan masif drone Shahed/Geran-2 Rusia.

Melalui riset cepat dan kerja keras setiap hari, akhirnya sejumlah perusahaan drone Ukraina berhasil mengembangkan drone-drone pencegat yang ampuh.

Saat ini, ketika negara-negara Teluk kewalahan untuk menangkal serangan drone Shahed Iran, drone pencegat buatan Ukraina muncul ke permukaan dan sangat dibutuhkan oleh negara-negara tersebut.

Permintaan langsung ke Ukraina telah dilayangkan dan Presiden Volodymyr Zelensky belum lama ini mengatakan telah memberangkatkan para spesialis drone pencegat ke negara-negara Teluk untuk bekerja sama.

Ukraina diketahui telah mengirimkan drone pencegat dan tim operatornya ke Arab Saudi, Qatar, UEA, dan Yordania. Drone-drone pencegat ini digunakan untuk melindungi pangkalan-pangkalan AS di negara-negara tersebut serta fasilitas vital lainnya.

New York Times (NYT) melaporkan, drone pencegat Ukraina berharga hanya beberapa ribu dolar AS per unit. Sumber terbuka menyebut, drone pencegat Ukraina berkisar dalam harga 1.000 USD hingga 5.000 USD (sekitar Rp17 juta hingga Rp85 juta) per unit.

Sedangkan satu rudal Patriot berharga 4 juta USD (Rp67,84 miliar). Perbandingan angka tersebut sangat jauh. Tidak salah bila negara-negara Teluk memborong drone pencegat buatan Ukraina, selain ketersediaan rudal Patriot yang langka dan sangat mahal.

AS memproduksi 600 rudal Patriot sepanjang tahun 2025. Sementara Sekutu Timur Tengah menghabiskan 1.000 rudal dalam waktu kurang dari dua minggu.

Perhitungannya secara matematis, jelas lebih efisien untuk membeli drone pencegat dari Ukraina.

Perusahaan Skyfall memproduksi 50.000 drone pencegat P1-Sun per bulan. General Cherry membuat 10.000 drone Bullet per bulan.

Perusahaan-perusahaan Ukraina menawarkan model berlangganan, mencakup pembaruan perangkat lunak, taktik baru, operator jarak jauh.

Kolonel Ochkan, komandan pelatihan drone Ukraina mengatakan, pelanggan asing membeli drone plus operator yang tahu cara menggunakannya.

Zelenskyy meminta Gedung Putih minggu ini untuk menandatangani kesepakatan berbagi teknologi drone formal. Musim semi lalu, Trump mengabaikan tawaran ini.

Setelah dua minggu perang Iran, Trump mengubah posisi perhitungannya. Bagaimanapun, AS membutuhkan senjata murah dan banyak untuk menangkal serangan drone murah Iran yang berbahaya.

“Sekarang semua orang mengerti. Kita punya kartu,” ujar Zelensky. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

2 Respon

  1. Jayahdi berkata:

    🤣 yah coba aja beli drone ukraina klu emamg bisa cegat drone iran nanti kan tau knp tetap.harus pakai rudal utk cegat drone

  2. Mars berkata:

    Mantap Akhirnya Ukraina punya terobosan, cara berfikir nya mudah bikin tembok drone atau jamur drone yg biasa dipakai utk pementasan drone di Tahun Baru akan cukup mampu menangkis serangan rudal rudal dari rezim iran kalau perlu bikin pagar drone berlapis efektif dan murah 👌👍

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *