Amerika Serikat menghancurkan sembilan kapal Angkatan Laut Iran
AIRSPACE REVIEW – Amerika Serikat telah menghancurkan sembilan kapal perang Angkatan Laut Iran. Hal ini diumumkan oleh Presiden Donald Trump melalui akun Truth Social pada 2 Maret 2026.
Unggahan Trump tersebut kemudian diunggah ulang oleh Gedung Putih di platform media sosial lainnya.
“Saya baru saja mendapat informasi bahwa kita telah menghancurkan dan menenggelamkan 9 Kapal Angkatan Laut Iran, beberapa di antaranya relatif besar dan penting. Kita akan mengejar sisanya — mereka juga akan segera mengapung di dasar laut! Dalam serangan berbeda, kita sebagian besar menghancurkan Markas Besar Angkatan Laut mereka. Selain itu, Angkatan Laut mereka berkinerja sangat baik! PRESIDEN DONALD J. TRUMP,” tulis Trump.
Sementara itu, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa sebuah kapal perang korvet kelas Jamaran, yang merupakan salah satu kapal tercanggih Iran, terkena serangan di Teluk Oman, dekat pelabuhan Chabahar.
Kapal tersebut dilaporkan tenggelam setelah perintah “tinggalkan kapal” dikeluarkan.
Selain kapal, serangan terpisah juga diklaim telah menghancurkan sebagian besar Markas Besar Angkatan Laut Iran.
Mengacu pada citra satelit Vantor yang beredar di media sosial, diduga beberapa kapal yang menjadi korban serangan udara AS, di antaranya adalah kapal IRIS Jamaran (F-76), yaitu kapal perang jenis fregat kelas Moudge, salah satu aset paling modern Angkatan Laut Iran.
Kemudian ada korvet IRIS Bayandor (F-81), IRIS Naghdi (F-82), dua kapal patroli cepat Hendijan-class PPG, dan satu kapal pendukung yang kemungkinan adalah kelas Delvar.
Citra satelit tersebut juga memperlihatkan kehancuran total pada area dermaga dan struktur bangunan di sekitarnya. (RNS)
