Angkatan Darat Thailand menerima 17 Stryker 8×8 tambahan dari AS untuk pengamanan perbatasan dengan Kamboja

AD Thailand menerima Stryker 8x8 dari AS untuk menjaga perbatasanVia X

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Darat Kerajaan Thailand (RTA) dilaporkan telah menerima 17 unit kendaraan pengangkut pasukan Stryker 8×8 dari Amerika Serikat, yang diperoleh melalui program Kelebihan Barang Pertahanan (Excess Defense Articles/EDA).

Kehadiran Stryker tambahan ini akan memperluas kekuatan infanteri mekanis RTA, yang dapat dengan cepat dikerahkan ke sepanjang koridor perbatasan dengan tetangganya Kamboja yang sensitif.

RTA sendiri, sebelumnya diperkirakan telah memiliki 130 unit Stryker, dengan rincian 70 unit yang diperoleh pada 2019, 50 unit tahun 2020, dan 10 unit pada 2021. Biaya program pengadaan keseluruhan sekitar 282 juta USD.

Saat konflik perbatasan dengan Kamboja pada Desember 2025, RTA mengerahkan sejumlah Stryker miliknya ke distrik Ta Phraya, Provinsi Sa Kaeo di seberang penyeberangan perdagangan perbatasan Ban Ta Phraya.

Varian Stryker APC atau dikenal dengan seri M1126 ini diawaki oleh awak tiga kru (pengemudi, komandan, dan juru senjata) serta menampung delapan prajurit infanteri.

Stryker 8×8 memiliki panjang 6,95 m, lebar 2,72 m, dan tinggi 2,64 m, dengan massa tempur sekitar 16 ton.

Kendaraan dibekali mesin diesel Caterpillar C7 berdaya 350 hp yang memungkinkan kecepatan maksimum di jalan raya hingga 97 km/jam dan jangkauan operasional sekitar 500 km.

Untuk persenjataannya, Stryker Thailand dibekali dengan senapan mesin berat M2 12,7 mm atau peluncur granat otomatis Mk19 40 mm, dan dalam beberapa konfigurasi senapan mesin sedang M240 7,62 mm. (RBS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *