Jet tempur F-4 Phantom II Iran jatuh saat latihan malam hari: Instruktur pilot tewas, pilot lainnya selamat
Wikimedia AIRSPACE REVIEW – Sebuah jet tempur McDonnell Douglas F-4E Phantom II Angkatan Udara Iran jatuh saat melaksanakan latihan pada malam hari di bagian barat negara itu.
Kecelakaan di wilayah Nowbaran, Provinsi Hamedan pada 19 Februari 2026 tersebut menewaskan instruktur pilot, namun satu pilot lainnya berhasil keluar dari pesawat dan selamat.
Media Iran dikutip The Jerusalem Post memberitakan, pihak berwenang Iran telah mengonfirmasi kecelakan penerbangan militer tersebut dan langsung menggelar investigasi teknis untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
Menurut informasi yang dirilis oleh media pemerintah, jet F-4 itu digunakan untuk pelatihan tingkat lanjut dan dioperasikan dari Pangkalan Udara Taktis Ketiga Shahid Nojeh, salah satu fasilitas utama penerbangan militer Iran.
Dikatakan bahwa pilot yang tidak selamat adalah seorang instruktur berpengalaman, sementara pilot kedua berhasil keluar dari pesawat dan menerima perawatan medis setelah kejadian tersebut.
Laporan awal mengindikasikan bahwa pesawat F-4 tersebut kemungkinan mengalami masalah teknis saat melaksanakan misi dan telah mencoba kembali ke pangkalan sebelum kecelakaan.
Iran mengoperasikan jet tempur F-4 Phantom II buatan AS sejak memperolehnya sebelum Revolusi Islam 1979.
Armada F-4 Iran tetap terbang hingga saat ini berkat program pemeliharaan, modernisasi, dan rekayasa balik lokal.
Diperkirakan bahwa Iran masih mengoperasikan puluhan pesawat ini dalam versi F-4E dan RF-4E. Pesawat digunakan untuk misi serangan maupun pelatihan tempur tingkat lanjut.
Awalnya dirancang sebagai pesawat pencegat supersonik dan pesawat tempur-pembom yang mampu melampaui Mach 2, Phantom tetap menjadi platform serbaguna dalam struktur Angkatan Udara Iran.
Selama bertahun-tahun, peran pesawat ini telah berevolusi, dan saat ini sering digunakan dalam latihan dan misi pendukung, serta melatih pilot yang berkualitas untuk operasi dalam skenario yang kompleks.
Kecelakaan yang menimpa jet F-4 Iran bukanlah yang pertama. Sebelumnya pada Januari 2025, sebuah pesawat F-4 Iran juga jatuh. Beruntung pilot selamat. (RNS)
