Catat Guys, Tahun 2035 USAF Akan Operasikan 1.509 Jet Siap Tempur, Terbanyak F-35A!

Elephant Walk 52 F-35AR. Nial Bradshaw
Aksi Elephant Walk F-35A USAF.

AIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) merilis visi baru untuk memperkuat armada tempurnya dengan target meningkatkan jumlah pesawat siap tempur (combat-coded) menjadi 1.509 unit pada tahun 2035. Langkah strategis menekankan pada penambahan armada Lockheed Martin F-35A, pengenalan jet tempur generasi berikutnya F-47, serta pengurangan bertahap pada armada F-16.

Rencana perombakan armada ini disampaikan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Bidang Rencana dan Program, Letjen David Tabor, dalam sesi roundtable media di Pentagon yang pertama kali dilaporkan oleh majalah Air & Space Forces.

Dalam struktur armada tahun 2035, jet tempur siluman F-35A diproyeksikan akan mendominasi dengan porsi sekitar 40% dari total pesawat siap tempur USAF. Sementara itu, kombinasi antara F-22 Raptor yang dimodernisasi dan jet tempur superioritas udara masa depan, F-47, akan mengisi 20% porsi armada.

Sisa 40% lainnya akan dibagi secara seimbang antara varian F-15 dan F-16. Komposisi ini belum memperhitungkan sekitar 500 unit Collaborative Combat Aircraft (CCA) atau drone pendamping tempur otonom yang ditargetkan masuk dalam inventaris pada tahun 2032.

Saat Ini F-16 Masih yang Terbanyak (45%)

Perubahan ini menandai pergeseran signifikan dari komposisi armada USAF saat ini, yang masih didominasi oleh F-16 sebesar 45%, diikuti F-35 (30%), F-15 (15%), dan F-22 (10%). Saat ini, Angkatan Udara AS telah memiliki lebih dari 500 unit F-35A dari target akhir sebanyak 1.763 unit, serta mengoperasikan sekitar 185 unit F-22 di mana 145 di antaranya merupakan varian siap tempur yang akan ditingkatkan kemampuannya.

Ke depannya, USAF berencana membeli sedikitnya 185 unit F-47 untuk menggantikan F-22 secara bertahap setelah periode transisi di mana kedua jenis pesawat tersebut akan saling melengkapi di medan tempur.

Di sisi lain, pembelian jet tempur F-15EX ditingkatkan menjadi 267 unit untuk memperbarui armada F-15E, sementara pembahasan mengenai pembelian versi terbaru F-16 dengan jangkauan jelajah yang ditingkatkan juga mulai bergulir.

Lockheed Martin dan Boeing

Meskipun target armada tahun 2035 ini sedikit menurun dibanding proyeksi tahun lalu yang mencapai 1.558 unit, USAF tetap harus menambah sekitar 238 jet tempur baru dari estimasi inventaris saat ini yang berjumlah 1.271 unit pada 2026.

Tantangan utama untuk mencapai target tersebut terletak pada kepastian anggaran pemerintah dan kapasitas produksi industri pertahanan domestik seperti Lockheed Martin dan Boeing.

Meskipun Angkatan Udara membutuhkan pengadaan ideal sebanyak 72 jet tempur baru setiap tahunnya, alokasi anggaran Tahun Fiskal 2027 diperkirakan hanya mampu membiayai 62 unit (38 unit F-35A dan 24 unit F-15EX), dengan keberlanjutan pendanaan yang masih sangat bergantung pada undang-undang rekonsiliasi anggaran militer di tingkat legislatif. (RW)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *