Intip Spesifikasi Grozny: Korvet Peluncur Rudal Terbaru Rusia untuk Armada Pasifik
Via XAIRSPACE REVIEW – Galangan Kapal Amur (ASZ) secara resmi telah meluncurkan korvet serbaguna Proyek 20380 kelas Steregushchiy yang dinamai Grozny. Layanan pers Armada Pasifik Rusia seperti dikutip Interfax menyebutkan, kapal perang ini menjadi korvet produksi massal kelima dari proyek tersebut yang dibangun di galangan kapal kawasan Pasifik, sekaligus menjadi kapal kesembilan dari Proyek 20380 secara keseluruhan.
Proses peletakan lunas (keel-laying) untuk kapal Grozny pertama kali dilakukan pada 23 Agustus 2021. Laporan resmi menyebutkan bahwa kru untuk kapal perang ini telah dibentuk dan mulai menjalani pelatihan terhitung sejak 5 Oktober lalu.
Setelah menyelesaikan masa pelatihan, para kru dijadwalkan tiba di lokasi galangan untuk mendampingi tahap penyelesaian akhir (fitting-out) hingga kapal resmi masuk ke jajaran dinas aktif Armada Pasifik dalam beberapa tahun ke depan. Kapal ini akan bergabung dengan empat korvet sejenis yang telah beroperasi sebelumnya: Sovershenny, Gromkiy, Hero of the Russian Federation Aldar Tsydenzhapov, serta Rezkiy.
Kapal perang Proyek 20380 dirancang sebagai korvet peluncur rudal berpemandu serbaguna yang mampu beroperasi di wilayah laut lepas. Kapal dengan panjang 104,5 meter, lebar 11,1 meter, dan bobot benaman 2.200 ton ini mengusung fungsi utama untuk menghancurkan kapal permukaan serta kapal selam musuh, sekaligus memberikan dukungan artileri bagi pasukan pendarat amfibi.
Persenjataan
Mampu melaju hingga kecepatan maksimum 27 knot dan diawaki 100 personel, korvet ini dibekali persenjataan canggih seperti meriam laut A-190 100 mm, dua sistem kanon AK-630M 30 mm, delapan rudal antikapal Kh-35, 12 rudal udara-ke-udara (9M96M/9M96E), serta delapan peluncur torpedo 324 mm.
Kapal ini juga dilengkapi fasilitas hanggar untuk mengoperasikan helikopter Ka-27PL dan drone pengintai Orlan-10.
Peluncuran Grozny berlangsung di tengah penyesuaian pertahanan Rusia terhadap ancaman perang modern di kawasan perairan.
Pada akhir Juli lalu, Angkatan Laut Rusia dilaporkan mulai memperkuat kapal-kapal kelas ini dengan dudukan senapan mesin tambahan di bagian lambung samping, seperti senapan mesin Kord 12,7 mm dan PKM 7,62 mm pada korvet Stoikiy, guna mengantisipasi serangan drone permukaan maupun udara Ukraina.
Langkah mitigasi ini menjadi sorotan setelah kapal sejenis, korvet Boikiy, mengalami kerusakan parah akibat hantaman setidaknya dua drone tempur Ukraina pada 3 Juni 2026 saat berada di dok kering Kronstadt untuk perbaikan rutin, yang memicu kebakaran besar di bagian struktur atas kapal. (RNS)
