STARK dari Jerman Perkenalkan Vanta 12, USV Otonom Pembawa 10 Drone Kamikaze
STARKAIRSPACE REVIEW – STARK, perusahaan rintisan asal Jerman yang berdiri sejak 2024, telah memperkenalkan kapal permukaan nirawak (USV) serbaguna Vanta 12.
Wahana ini didapuk untuk melakukan pengintaian dan pengawasan, peperangan elektronik (EW), patroli wilayah maritim, dan misi serangan.
Untuk spesifikasinya, kapal memiliki panjang 12 m, dapat mencapai kecepatan lebih dari 40 knot, dan memiliki jangkauan hingga 1.200 mil laut (sekitar 2.222 km).
Vanta 12 dirancang untuk tetap berada di laut selama beberapa minggu tanpa kembali ke pangkalan, dengan membawa muatan serbaguna hingga 2 ton.
Platform ini menggunakan navigasi otonom dan perangkat lunak yang menggabungkan kemampuan kecerdasan buatan (AI).
Arsitektur modularnya memungkinkan untuk diintegrasikan berbagai rangkaian sensor, sistem peperangan elektronik, dan senjata.
Vanta 12 dikendalikan menggunakan Minerva buatan STARK sendiri untuk mengintegrasikan sistem yang dioperasikan dari jarak ke dalam arsitektur komando dan kendali yang terpadu.
Sepuluh Drone Kamikaze
Sebagai wahana serang, Vanta 12 dilengkapi dengan sepuluh amunisi jelajah Cascade yang dikembangkan sendiri oleh STARK, dengan muatan hulu ledak mencapai 4,5 kg.
Amunisi jelajah ini diluncurkan dari wadah tubular khusus yang memiliki jangkauan terbang maksimum hingga 100 km, kecepatan jelajah sekitar 100 km/jam, dan kecepatan menukik terminal hingga 220 km/jam.
Selain itu, Vanta 12 dapat membawa empat rudal antikapal Sea Venom yang diproduksi oleh MBDA, dirancang untuk menyerang target permukaan, termasuk kapal perang kelas korvet. (RBS)
