PTDI Sepakati Kontrak Maintenance Pesawat CN235-100 Angkatan Pertahanan Papua Nugini

PTDI mendapat kontrak maintenance CN235-100 Papua NuginiPTDI
PTDI mendapat kontrak maintenance CN235-100 Papua Nugini.

AIRSPACE REVIEW – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) menyepakati kontrak pemeliharaan (maintenance) satu unit pesawat CN235-100 milik Angkatan Pertahanan Papua Nugini (Papua New Guinea Defence Force/PNGDF).

Kontrak ini mencakup pelaksanaan sejumlah pekerjaan pemeliharaan, termasuk C-Check Inspection, sebagai bagian dari upaya menjaga kesiapan operasional pesawat, perusahaan mengumumkan.

Pesawat tersebut sebelumnya mengalami grounded sejak tahun 2015. Setelah menjalani proses pemeliharaan dan maintenance flight oleh tim PTDI, pesawat kembali mengudara pada akhir tahun 2025.

Kontrak yang disepakati hari Selasa (23/9) tersebut menjadi tindak lanjut dukungan teknis PTDI terhadap pesawat milik PNGDF tersebut, sekaligus melanjutkan proses pemeliharaannya.

Diperoleh dari Airbus Tahun 1992

Untuk diketahui, pesawat CN235-100 milik PNGDF diperoleh dari Airbus Defence & Space (ADS) pada tahun 1992.

Kerja sama ini menjadi langkah awal PTDI dalam membangun dukungan MRO untuk pesawat tersebut, sekaligus membuka peluang pengembangan kerja sama pemeliharaan secara berkelanjutan.

Ke depan, terdapat potensi pengembangan sustainment program dalam bentuk paket MRO selama tiga tahun.

Info Lainnya: PTDI dan Havelsan sepakati kerja sama pengembangan pesawat MPA, AEW&C, dan simulator CN235

PTDI juga melihat peluang dukungan MRO terhadap unit CN235-100 lainnya yang dioperasikan oleh PNGDF sebagai bagian dari pengembangan kerja sama pemeliharaan pesawat secara berkelanjutan.

Bagi PTDI, dukungan terhadap operasional CN235-100 milik PNGDF menjadi bagian dari kontribusi Perusahaan dalam membangun kerja sama industri dirgantara yang saling memberikan manfaat bagi kedua negara. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *