PTDI Resmikan Training Center Berstandar Global di Puncak HUT ke-50

PTDI resmikan Dirgantara Training Center di BandungPTDI, KAI
PTDI resmikan Dirgantara Training Center di Bandung.

AIRSPACE REVIEW – Memperingati usianya yang ke-50 tahun dengan mengusung tema “Golden Legacy, Global Horizon: Menjaga Kedaulatan Bangsa, Mengangkasa di Panggung Dunia”, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) meresmikan fasilitas baru bernama Dirgantara Indonesia Training Center di Bandung.

Langkah ini menjadi momentum krusial bagi perusahaan untuk mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global di industri kedirgantaraan.

Peresmian pusat pelatihan tersebut disaksikan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Yassierli, yang mengapresiasi terobosan ini secara mendalam pada hari Sabtu (29/8/2026).

“Saya berharap Dirgantara Indonesia Training Center ini dapat menjadi role model pusat pelatihan terintegrasi antara industri dalam dan luar negeri, dengan modul kurikulum yang paling up-to-date, serta menghasilkan lulusan yang diakui tidak hanya secara nasional tetapi juga internasional,” ujar Menaker.

Kehadiran Dirgantara Indonesia Training Center tidak hanya sekadar meningkatkan kapasitas teknis karyawan, tetapi juga bertransformasi menjadi potensi pendapatan baru bagi perusahaan.

Cetak SDM Berkualitas

Sementara itu, Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan, menjelaskan bahwa sejak uji coba (soft launching) pada Januari 2024 lalu, fasilitas ini telah menyelenggarakan 17 jenis pelatihan bagi 140 peserta.

Sebanyak 60 orang di antaranya bahkan telah dikirim ke Korea Selatan untuk mendukung kerja sama strategis melalui Strategic Cooperation Agreement dengan Korean Aerospace Industries (KAI).

“Peresmian Dirgantara Indonesia Training Center hari ini menandakan bahwa di samping kesiapan teknis, kami juga siap mencetak dan menyiapkan SDM berkualitas,” ujar Dirut PTDI.

Ke depan, lanjutnya, seluruh kebutuhan kualifikasi dan sertifikasi teknis yang sebelumnya harus dilakukan di luar negeri kini dapat ditangani secara mandiri di dalam negeri.

“Dari yang tadinya merupakan spending money, kini kami harapkan dapat menjadi potensi pendapatan (revenue stream) bagi Perusahaan.”

Kemitraan Strategis dengan Lima Perusahaan Nasional

Selain fokus pada pengembangan SDM, momentum perayaan ulang tahun emas ini juga ditandai dengan penandatanganan kemitraan strategis bersama lima perusahaan nasional.

Kelima perusahaan tersebut adalah PT Falah Inovasi Teknologi, PT Samson Tiara, PT Inti Steel Sejahtera, INA Inc., dan AMMROC.

Kolaborasi ini berfokus pada akselerasi teknologi digital, penyediaan fasilitas dan jasa pelatihan bertaraf global (Global Training Provider), hingga layanan perbaikan teknis (Technical Rectification) untuk pesawat C295.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem kedirgantaraan nasional secara menyeluruh sekaligus memangkas ketergantungan industri aviasi domestik terhadap lembaga sertifikasi asing.

Pusat pelatihan ini direncanakan akan membuka program kepelatihan serta sertifikasi teknis bagi pihak luar, baik institusi pemerintah, akademisi, maupun maskapai swasta.

Dengan demikian, PTDI tidak hanya menjadi produsen pesawat udara, tetapi juga pusat keunggulan (center of excellence) dalam pengembangan keahlian teknik penerbangan di kawasan Asia Tenggara.

Sejalan dengan agenda transformasi tersebut, kolaborasi riset bersama perguruan tinggi seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Nurtanio terus diperkuat untuk mengakselerasi transfer teknologi.

Melalui sinergi ini, para mahasiswa dan peneliti muda mendapatkan akses langsung ke fasilitas pengujian serta kurikulum berstandar industri yang relevan dengan kebutuhan pasar global. Langkah ini dipandang sangat vital untuk memastikan keberlanjutan regenerasi pakar kedirgantaraan Indonesia di masa depan.

Kontribusi Sosial dan Kemasyarakatan

Perayaan HUT ke-50 PTDI kian semarak dengan hadirnya beragam kontribusi sosial dan kegiatan kemasyarakatan.

Di bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan memberikan legalitas NIB dan Sertifikat Halal bagi UMKM binaan.

Perusahaan juga menjalin kerja sama ketahanan pangan berbasis sorgum bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jabar serta Paguyuban Pasundan.

Dilaksanakan pula bedah dua ruang kelas SD 187 Lanuma Husein, hingga menyokong inovasi komponen mobil hidrogen mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk kompetisi Eropa 2027.

Info Lainnya: Kemandirian di Usia 50 Tahun, PTDI Resmikan Hanggar FAL N219 Nurtanio

Rangkaian pesta rakyat ini ditutup dengan pergelaran bazar, aksi donor darah bersama PMI oleh 115 karyawan, khitanan massal bagi 50 anak yatim, penyerahan penghargaan rekor MURI, serta ajang lari Runtainment 5K yang dilepas oleh Dirut PTDI Gita Amperiawan bersama Dirut PT Len Industri (Persero) Joga Dharma Setiawan dan diikuti 1.500 peserta.

Melalui seluruh rangkaian inovasi, kemitraan strategis, dan aksi sosial ini, PTDI mempertegas posisinya sebagai pionir industri penerbangan Tanah Air yang siap melangkah lebih jauh.

Usia setengah abad ini bukan sekadar perayaan perjalanan panjang sejarah manufaktur pesawat terbang nasional, melainkan momentum penting untuk menancapkan pijakan yang lebih kokoh di panggung aviasi internasional. (RNS)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *