Tingkatkan Pasokan Militer, Perusahaan Ukraina Bangun Pabrik Drone di Finlandia
AirlogixAIRSPACE REVIEW – Produsen drone Ukraina, Airlogix, bersepakat dengan perusahaan teknologi Finlandia, Innokas, untuk mendirikan usaha patungan yang akan beroperasi di Finlandia.
Chief Financial Officer Airlogix Oleksandr Androshchuk dan CEO Innokas Janne Kostamo, telah menandatangani surat pernyataan niat di pameran pertahanan DALO Industry Days 2026 di Denmark.
Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan produksi drone Ukraina di Eropa dan terutama untuk meningkatkan volume pasokan bagi Angkatan Bersenjata Ukraina.
Berkolaborasi Dengan Banyak Mitra
Airlogix sendiri tergolong sebagai perusahaan rintisan, didirikan di Kyiv pada tahun 2020, yang awalnya membangun drone kargo untuk logistik sipil sebelum beralih ke sistem militer setelah invasi skala penuh Rusia pada Februari 2022.
Kesepakatan dengan Finlandia ini adalah yang terbaru dalam serangkaian kemitraan manufaktur yang telah ditandatangani Airlogix dengan perusahaan asing selama setahun terakhir.
Pada bulan Februari 2026, Airlogix dan perusahaan Jerman-Amerika Serikat, Auterion, mengumumkan usaha patungan, Auterion Airlogix Joint Venture GmbH, untuk memproduksi sistem tanpa awak yang dipandu AI di Jerman.
Selanjutnya Airlogix juga sepakat dengan produsen Kanada Sentinel Research and Development untuk bersama-sama memproduksi drone untuk Angkatan Bersenjata Ukraina, berdasarkan kesepakatan antara kementerian pertahanan Kanada dan Ukraina.
Pada bulan Juli 2026, perusahaan tersebut mencapai kesepakatan terpisah dengan perusahaan Ceko PBS Group untuk melokalisasi produksi mesin turbin PBS di Ukraina, untuk digunakan pada drone yang dipasok ke pasukan Ukraina.
Airlogix menyatakan bahwa mereka bermaksud meluncurkan enam usaha patungan baru dengan mitra asing pada akhir tahun 2026, dengan alasan keterbatasan kapasitas manufaktur di Ukraina.
Drone Intai Taktis
Pesawat nirawak buatan Airlogix yang populer adalah GOR, sebuah drone pengintai taktis yang melakukan penerbangan perdananya tahun 2022, dan mulai beroperasi pada 2023.
Untuk spesifikasinya, GOR berdimensi panjang 1,6 m, rentang sayap 2,6 m, tinggi 49 cm, dan bobotnya sekitar 11,6 kg.
Sebagai tenaga penggeraknya, GOR dibekali motor listrik yang senyap. Sanggup terbang hingga ketinggian 3,500 m, kecepatan maksimum 100 km/jam, dan jangkauan operasi 100 km.
Drone ini dilengkapi dengan modul komunikasi yang sangat andal (AES256) yang memungkinkannya menembus jauh ke belakang garis musuh, dan mampu bertahan dari peperangan elektronik (EW).
Info Lainnya: Ekspansi global, perusahaan Ukraina bangun pabrik drone di Amerika Serikat
GOR membawa kamera Full HD dengan zoom optik 40 kali, zoom digital tambahan 2 kali untuk kamera siang dan zoom digital 8 kali untuk kamera malam.
Drone mengusung sistem komunikasi ganda, saluran utama memiliki frekuensi 700 MHz, dan saluran duplikatnya adalah 80 MHz. Kedua saluran tersebut menggunakan PPRF untuk perlindungan terhadap peperangan elektronik.
Jika saluran utama terputus, sistem secara otomatis beralih ke saluran komunikasi lain dan operator memiliki opsi untuk mengeluarkan drone tersebut dari area jangkauan peperangan elektronik. (RBS)
