Ukraina temukan kawah rudal kedua Korea Utara, akurasi KN-23 kembali dipertanyakan

Rudal KN-23 Korea UtaraKCNA
Rudal balistik KN-23 Korea Utara.

AIRSPACE REVIEW – Pemerintah Ukraina mengonfirmasi penemuan kawah bekas jatuhnya rudal balistik kedua buatan Korea Utara yang ditembakkan oleh pasukan Rusia dalam serangan pada 30 Juli 2026. Penemuan ini disampaikan oleh Komisioner Presiden Ukraina untuk Kebijakan Sanksi, Vladyslav Vlasiuk, yang memastikan senjata tersebut adalah rudal balistik jarak pendek KN-23.

Rudal kedua ini mendarat di area ladang terbuka, berjarak sekitar 3,5 km dari lokasi hantaman rudal pertama yang menimpa sebuah rumah warga di desa Radushne, dekat kota Kryvyi Rih.

Serangan rudal pertama di Radushne tersebut menewaskan enam orang, termasuk tiga anak-anak, sementara lima anak lainnya dilaporkan hilang di lokasi kejadian, menurut rilis otoritas Ukraina.

Vlasiuk menyoroti jarak antara kedua titik hantaman tersebut untuk mempertanyakan tingkat akurasi rudal KN-23 yang selama ini dipromosikan sebagai senjata presisi. Ia menjelaskan bahwa tidak ada sasaran militer maupun infrastruktur penting dalam radius lima kilometer dari lokasi jatuhnya rudal di ladang tersebut.

Penyelewengan Sanksi Barat

Secara teknis, KN-23 memiliki karakteristik dan performa yang sangat mirip dengan sistem rudal Iskander-M milik Rusia.

Vlasiuk juga mengungkapkan bahwa rudal Korea Utara tersebut menggunakan komponen yang identik dengan sistem milik Rusia, termasuk komponen-komponen yang berasal dari negara Barat.

Baca Juga: Balas kematian Jenderal CBRN-nya, Rusia serang ibu kota Kyiv dengan rudal balistik Iskander-M dan KN-23

Temuan komponen Barat pada rudal tersebut mengindikasikan adanya jaringan yang menyelewengkan sanksi internasional yang tidak hanya melayani industri pertahanan Rusia, tetapi juga menjangkau Korea Utara.

Kejadian ini mempertegas makin dalamnya ketergantungan militer Moskow terhadap Pyongyang dalam konflik yang terus berlangsung di Ukraina. (ON)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *