Pensiunkan Warthog, Komando Cadangan USAF di Whiteman AFB segera beralih ke Strike Eagle
USAFAIRSPACE REVIEW – Wing Tempur ke-442 Komando Cadangan Angkatan Udara Amerika Serikat (Air Force Reserve Command/AFRC) yang berbasis di Pangkalan Angkatan Udara Whiteman, Missouri, segera bertransisi menggunakan jet tempur F-15E Strike Eagle setelah memensiunkan armada pesawat serang darat veteran A-10 Thunderblot II atau populer dengan sebutan Warthog.
Keputusan ini mengakhiri ketidakpastian panjang terkait nasib unit tersebut setelah pesawat A-10 mereka memasuki masa purnatugas. Pilihan untuk membekali unit ini dengan F-15E, bukan F-15EX Eagle II yang paling baru, mengindikasikan pergeseran strategi serta penataan ulang struktur kekuatan penerbangan tempur Angkatan Udara AS (USAF) yang jauh lebih luas dalam beberapa tahun mendatang.
Penetapan Whiteman AFB sebagai lokasi calon tunggal penerima misi F-15E diumumkan secara resmi oleh Anggota DPR AS dari Missouri, Mark Alford, setelah Departemen Angkatan Udara menyetujui kriteria survei lokasi dan definisi enterprise untuk penempatan F-15E bagi AFRC.
Mulai Tiba Tahun 2031
Rencana transisi ini mencakup penempatan 24 unit F-15E Strike Eagle di Whiteman yang dijadwalkan mulai tiba pada Tahun Anggaran (Fiscal Year) 2031.
Langkah ini tidak hanya mengamankan keberadaan unit tempur taktis cadangan di pangkalan yang juga menjadi markas pembom B-2 tersebut, tetapi juga mempertahankan pengalaman serta keahlian tempur para personel 442nd Fighter Wing yang telah terbina selama puluhan tahun.
Jadwal kedatangan F-15E pada tahun 2031 tersebut selaras dengan revisi masa pakai A-10 Warthog yang baru saja diumumkan oleh pimpinan USAF. Meskipun USAF sebelumnya menargetkan penarikan penuh armada Warthog pada tahun 2029, dinamika operasional membuat operasional pesawat tersebut diperpanjang hingga tahun 2030.
Unit 442nd Fighter Wing di Whiteman bersama dengan skadron aktif di Moody Air Force Base, Georgia, bakal menjadi unit operasional terakhir yang menerbangkan A-10 sebelum pesawat legendaris itu benar-benar dipensiunkan.
Implikasi Besar
Secara teknis, rencana transisi ini membawa implikasi besar terhadap redistribusi kekuatan F-15. Karena lini produksi F-15E versi asli sudah lama ditutup dan USAF saat ini hanya memiliki sekitar 212 unit Strike Eagle dalam inventarisnya, 24 jet yang akan dialokasikan ke Whiteman harus diambil dari skuadron aktif yang sudah ada.
Saat ini, armada F-15E tersebar di enam skuadron aktif di Seymour-Johnson AFB (North Carolina), Mountain Home AFB (Idaho), dan RAF Lakenheath (Inggris), di samping sejumlah kecil unit uji coba dan evaluasi.
Langkah memindahkan F-15E dari unit aktif ke unit cadangan ini berkaitan erat dengan rencana pengadaan F-15EX Eagle II yang terus berkembang. USAF berencana melipatgandakan armada F-15EX dari 129 unit menjadi 267 unit guna merekapitalisasi armada F-15E yang mulai dimakan usia dan mengalami kelelahan struktur akibat penggunaan intensif selama beberapa dekade.
Dengan melengkapi skadron aktif garda depan menggunakan F-15EX baru, USAF dapat merelokasi jet F-15E bekas lini depan ke unit Cadangan dan Garda Nasional Udara.
Ideal untuk CAS
F-15E yang berkapasitas dua awak dan fokus kuat pada misi serangan darat dianggap sangat ideal untuk melanjutkan peran dukungan udara jarak dekat (Close Air Support/CAS) dan kendali udara depan (Forward Air Control) yang sebelumnya diemban oleh A-10.
Kendati demikian, pelaksanaan rencana transisi ini masih berpotensi menghadapi penyesuaian seiring dinamika politik dan anggaran di Kongres AS. Pihak legislatif sebelumnya telah membekukan upaya Angkatan Udara untuk memensiunkan F-15E hingga setidaknya September 2027.
Di sisi lain, beberapa anggota Kongres juga mengajukan Rancangan Undang-Undang seperti BRRRRT Act yang mengusulkan agar A-10 tetap dioperasikan hingga tahun 2033, didorong oleh efektivitas dan keterlibatan A-10 dalam berbagai operasi militer terkini di Timur Tengah.
Bagaimanapun, pengumuman rencana bagi 442nd Fighter Wing menjadi cermin awal dari perubahan peta kekuatan armada F-15 Angkatan Udara Amerika Serikat menuju era baru. (RNS)
