Rusia meningkatkan kemampuan peran tempur Yak-130M untuk menangkal UAV dan USV
Russian MoDAIRSPACE REVIEW – Jet Yakovlev Yak-130M Rusia semakin berkembang melampaui peran pelatihan tradisionalnya setelah ditugaskan untuk misi khusus untuk mencegat pesawat udara nirawak (UAV) dan kapal permukaan air nirawak (USV).
Perkembangan tersebut dilaporkan oleh TASS pada 24 Juli 2026. Proyek ini guna memperkuat kemampuan Rusia untuk melawan ancaman udara dan maritim nirawak yang muncul dengan platform tempur berbiaya lebih rendah.
Langkah tersebut juga memperkuat upaya lebih luas untuk membangun kemampuan pertahanan udara berlapis dengan mencocokkan pesawat berbeda dengan tingkat ancaman yang berbeda, alih-alih hanya mengandalkan pesawat tempur kelas atas.
Peningkatan 50 Persen
Dilaporkan, lebih dari 50 persen peralatan pada pesawat telah ditingkatkan dan dikonfigurasi untuk dapat melakukan misi tempur, serang darat, dan serangan udara.
Namun demikian, Yak-130M tetap dapat mempertahankan fungsi pelatihan pilotnya sambil mendukung patroli udara, serangan ringan, dukungan udara jarak dekat, penanggulangan drone, dan misi pertahanan udara lokal.
Inti dari transformasi ini adalah pemasangan radar udara canggih BRLS-130R dan sistem pencitraan termal laser optik SOLT-130K.
Radar tersebut memberikan kemampuan pencarian dan pelacakan organik pada pesawat yang tidak ada pada konfigurasi dasar yang berfokus pada pelatihan saja.
Baca Juga: Gendong radar baru dan rudal presisi, jet tempur “Two-in-One” Yak-130M terbang perdana
Sementara SOLT-130K menyediakan saluran pasif tambahan untuk deteksi target, klasifikasi, identifikasi positif, dan penunjukan senjata.
Modernisasi ini juga mencakup rangkaian alat bantu pertahanan Prezident-S130 dan sistem komunikasi KSS-130.
Bersama-sama, sistem-sistem ini dapat mempersingkat siklus sensor ke penembak dan memungkinkan Yak-130M untuk menerima isyarat eksternal dari radar pengawasan berbasis darat.
Rudal Berpemandu
Untuk peran antidrone, Yak-130M mengintegrasikan rudal udara ke udara berpemandu R-77-1 dan R-74M yang memberikan opsi keterlibatan Beyond Visual Range (BVR) dan Within Visual Range (WVR) yang saling melengkapi.
Sedangkan untuk melawan drone permukaan air, Yak-130M dibekali senjata udara ke permukaan berpemandu presisi menggunakan panduan satelit dan laser, meskipun belum ada sumber resmi yang mengidentifikasi amunisi spesifik yang ditujukan untuk melawan target maritim kecil dan bergerak cepat. (RBS)
