Peringati 75 tahun persahabatan, F-35A RAAF dan KF-16 ROKAF terbang bersama
RAAFAIRSPACE REVIEW – Angkatan Udara Australia (RAAF) dan Angkatan Udara Republik Korea (ROKAF) menggelar aksi terbang bersama (Friendship Flight) dalam formasi ketat di atas wilayah utara Australia. Penerbangan melibatkan empat jet F-35A Lightning II RAAF dan empat KF-16 ROKAF untuk memperingati 75 tahun jalinan persahabatan kedua negara sejak Perang Korea.
Penerbangan bersejarah tersebut dilakukan pada minggu pertama latihan tempur udara multinasional Exercise Pitch Black 2026. Momen ini menjadi simbol aliansi, rasa saling percaya, serta pengorbanan bersama antara Australia dan Korea Selatan.
Akar Sejarah yang Mendalam
Komandan Skadron 77 RAAF, Wing Commander (Letkol) Benjamin Meares, menyatakan penerbangan tersebut bukan sekadar pamer kemampuan militer modern, melainkan bentuk penghormatan terhadap sejarah bersama kedua negara.
Skadron 77 RAAF memiliki ikatan sejarah yang sangat erat dengan Korea Selatan. Skuadron ini merupakan satu-satunya unit tempur RAAF yang dikirim dalam Perang Korea dan menjadi unit udara Persemakmuran (Commonwealth) pertama yang terlibat dalam konflik tersebut.
Kala itu, Skadron 77 menjalankan ribuan misi mendukung pasukan PBB saat itu dengan pesawat P-51 Mustang sebelum beralih ke jet Gloster Meteor, serta turut memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga yang terdampak perang.
Baca Juga: T-50i TNI AU berhadapan 1 vs 1 dengan jet F-35A Jepang dan F-16D Singapura
“Penerbangan persahabatan ini menghormati sejarah masa lalu kita sekaligus menampilkan kemitraan kokoh yang terjalin antar-angkatan udara hari ini,” ujar Meares.
Hal senada disampaikan oleh Kapten Myungjing Song dari ROKAF. Ia menegaskan bahwa latihan bersama ini membuktikan solidnya hubungan kedua negara.
“Penerbangan ini menunjukkan kekuatan aliansi kami dan membuktikan bahwa kami berdiri bersama setiap hari,” tuturnya.
Exercise Pitch Black 2026
Exercise Pitch Black merupakan latihan udara internasional dua tahunan terbesar yang diselenggarakan oleh RAAF. Pada edisi 2026, latihan berlangsung dari 20 Juli hingga 7 Agustus 2026, berpusat di Australia bagian utara dengan basis operasi penerbangan di Pangkalan RAAF Darwin, Tindal, dan Amberley.
Baca Juga: Delegasi TNI AU meraih lima penghargaan dari RAAF di Exercise Pitch Black 2024
Latihan tahun ini diikuti oleh militer dari 21 negara dan berfokus pada misi pengarahan kekuatan besar (large-force employment). Latihan menyimulasikan kondisi tempur dunia nyata dengan mengintegrasikan jet tempur, platform intelijen dan pengintaian, aset mobilitas udara, hingga sistem komando dan kendali. (PN)
